src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Dinkes Ingin Semua Guru Divaksinasi, Padilah: Jatah Vaksin Terbatas

Dinkes Ingin Semua Guru Divaksinasi, Padilah: Jatah Vaksin Terbatas

2 minutes reading
Friday, 26 Mar 2021 17:04 176 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim dr Padilah Mante Runa mengaku, pihaknya belum membahas rekomendasi terkait sekolah tatap muka di Kaltim. Walaupun perkembangan COVID-19 di Bumi Etam sudah stabil di angka 200 kasus baru per hari.

Dia beralasan, vaksinasi COVID-19 belum seluruhnya diterima oleh guru. Lantaran pembagian vaksin COVID-19 bertahap yang diberikan dari pusat.

“Sekolah, kita belum bicarakan tentang sekolah. Karena saya kira, guru-gurunya belum semua divaksin. Dari pusat hanya berapa persen (jatah vaksin, red),” katanya pada awak media beberapa waktu lalu, usai mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama Mendagri.

Padillah Mante Runa menyebut, pihaknya sangat berkeinginan untuk melakukan vaksinasi COVID-19 kepada seluruh guru secara merata. Namun, dengan adanya keterbatasan jumlah vaksin yang diterima oleh pemerintah daerah, ia pun berupaya untuk menambah kuota jatah vaksin untuk guru.

“Ya kalau vaksinnya banyak, inginnya kita begitu. Kita juga ingin semua 100 persen langsung mendapatkan herd immunity menyeluruh untuk kesehatan. Nah pertahanan kesehatan ini perlu pemerataan vaksin,” ujarnya.

“Misalnya, ada kelompok yang sudah di vaksin, lalu di sana tidak. Sama juga bohong, harus ada keseimbangan,” ujarnya.

Untuk itu, vaksin COVID-19 yang telah tiba di Kaltim beberapa waktu lalu, diharapkan segera digunakan sesuai peruntukannya.

“Kita tidak mungkin lari dari juknis, karena Kemenkes, sudah ditentukan sekian jumlahnya, di kota mana dan berapa jumlahnya. Lalu siapa yang divaksin, sekian orang yang divaksin. Jadi vaksin segera digunakan. Saya juga mengimbau, kondisi kita sudah bagus. Tetap dipertahankan protokol kesehatan, jangan kendor,” pungkasnya.

Penulis : Ningsih

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x