src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Foto : Kepala Diarpus Kukar, M. Ridha Darmawan.(sumber : Andri)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kutai Kartanegara (Kukar) membuat program penguatan literasi dengan mengembangkan perpustakaan digital sekolah dan desa.
”Jumlah perpustakaan di Kukar sebanyak 799 unit,” sebut Kepala Diarpus Kukar, M Ridha Darmawan, belum lama ini.
Mantan Sekretaris DPRD Kukar ini merinci perpustakaan umum, perguruan tinggi dan perpustakaan khusus masing-masing berjumlah satu unit. Ada perpustakaan desa/kelurahan sebanyak 125 unit. ”Dan 655 unit ada di sekolah,” ujarnya.
Adapun perpustakaan telah terakreditasi sebanyak 75 unit. Perpustakaan yang sudah punya nomor pokok perpustakaan (NPP) sebanyak 199 unit, dan sedang proses pengurusan NPP sebanyak 480 unit.
Diarpus, kata Ridha, mengupayakan percepatan NPP, peningkatan jumlah perpustakaan yang sesuai standar nasional, serta peningkatan mutu akreditasi. ”Pemerataan layanan digital di 125 desa,” ungkapnya.
Selain itu, penguatan sumber daya manusia juga sangat penting melalui pembinaan tenaga perpustakaan, penguatan legalitas, serta sistem layanan digitalisasi. Transformasi perpustakaan digital adalah investasi jangka panjang. ”Tahun depan kami punya target, 100 persen NPP terpenuhi, 70 persen perpus sudah layanan digital, dan jumlah perpustakaan yang terakreditasi meningkat,” terangnya.(Andri)