src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kabag Kesra Setkab PPU Anang Widianto. (Teguh) HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten PPU memastikan bantuan biaya belajar atau beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa berprestasi pada tahun 2022 tidak ada karena keterbatasan anggaran.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab PPU Anang Widianto menjelaskan, pemkab mengalami defisit APBD sehingga beasiswa yang tersedia hanya untuk penghafal Alqur’an serta program 1.000 sarjana.
“Berhubung anggaran sangat terbatas, ya beasiswa pelajar dan mahasiswa ditiadakan,” jelas Anang, Kamis 10 Februari 2022.
Adapun anggaran beasiswa pada 2022 kurang lebih Rp500 juta, masing-masing dialokasikan sebesar Rp250 juta. “Anggaran ini sifatnya hanya disediakan berapa nanti yang mengajukan dan sesuai persyaratan itu yang diakomodir,” akunya.
Sementara, untuk program 1.000 sarjana, bantuan biaya pendidikan diberikan hanya untuk mahasiswa yang baru menginjak dunia perkuliahan. “Besaran sesuai dengan bidang pendidikan,” pungkasnya.
Penulis: Teguh
Editor: MH Amal