24.4 C
Samarinda
Saturday, June 25, 2022

Dapat Instruksi Ini, Fraksi Golkar Walk Out Saat Rapat Paripurna DPRD Kaltim

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Rapat Paripurna DPRD Kaltim ke-13 diwarnai aksi walk out seluruh anggota fraksi Golkar pada Rabu 11 Mei 2022.

Sebelum melakukan walk out, Ketua Fraksi Golkar Andi Harahap melakukan interupsi setelah anggota Panitia Khusus (Pansus) LKPj Gubernur Kaltim yang juga merupakan Wakil Ketua Fraksi Golkar Sarkowi V Zahry membacakan hasil laporan Pansus.

“Sepanjang dipimpin Pak Makmur (Rapat Paripurna DPRD Kaltim, Red), kami absen. Jadi, silakan jika rekan lain melanjutkan, tapi kami tidak mengikuti karena kami baru dapat instruksi. Kami mohon maaf, mohon izin semua fraksi, kami mundur,” ujar Ketua Fraksi Golkar Andi Harahap.

Lalu, Andi Harahap diikuti seluruh anggota fraksi Golkar langsung walk out dari ruang rapat paripurna.

Sarkowi V Zahry saat diminta konfirmasi awak media perihal aksi walk out mengatakan bahwa ada instruksi yang disampaikan oleh partai untuk tidak mengikuti rapat paripurna yang dipimpin oleh Makmur HAPK.

“Instruksi baru kami terima tadi. Jadi supaya tidak mengikuti paripurna karena status Pak Makmur sudah inkrah, baik melalui Mahkamah Partai maupun Pengadilan Negeri bahwa sudah clear pergantian dari Makmur HAPK ke Hasan (Hasanuddin Masud),” ucapnya.

Menurut Sarkowi, sebenarnya pihaknya telah menyampaikan kepada DPRD Kaltim bahwa saat ini status pergantian Makmur HAPK kepada Hasanuddin Mas’ud dalam status quo.

“Harapannya, rapat di DPRD ini harus dihormati sehingga yang memimpin wakil ketua. Itu yang kita minta, tapi di paripurna ini Pak Makmur masih memimpin,” katanya.

Diakui Sarkowi, seluruh anggota Fraksi Golkar juga telah menerima instruksi supaya tidak mengikuti rapat Paripurna DPRD selama dipimpin oleh Makmur HAPK.

“Kita tidak tahu tadinya siapa yang memimpin rapat paripurna, kita masuk saja. Ternyata terpantau partai bahwa yang memimpin Pak Makmur, tapi Fraksi Golkar masih ada di dalam. Makanya, Ketua Fraksi menyampaikan karena statusnya sudah quo, sudah ada keputusan final, seharusnya lebih baik wakil ketua yang memimpin,” ujarnya.

Tak hanya itu. Seluruh anggota Fraksi Golkar, tegas Sarkowi, tidak akan mengikuti seluruh rapat yang dipimpin oleh Makmur HAPK.

“Ya seperti itu. Makanya kita harapkan jangan memimpin, jika kebersamaan supaya kourum karena sekarang transisi,” tegasnya.

Penulis: Ningsih

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU