src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Dana Penanganan COVID-19 di Kukar Tidak Cukup Sampai Akhir Tahun

Dana Penanganan COVID-19 di Kukar Tidak Cukup Sampai Akhir Tahun

waktu baca 2 menit
Jumat, 18 Jun 2021 21:46 298 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Dana penanganan COVID-19 di Kukar tahun 2021 yang mencapai Rp 39,9 miliar diperkirakan tak cukup sampai akhir tahun.

Dana tersebut dipergunakan di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Satpol PP, Dinas Kesehatan dan BPBD Kukar.

Sekretaris Satpol PP Kukar, Yuliandris mengungkapkan dana operasional penegakan hukum untuk penanganan COVID-19 saat ini hanya bisa bertahan sampai bulan ini saja.

“Kita dapat dana anggaran penangganan COVID-19 di APBD 2021 sebesar Rp 1,4 Miliar yang dipergunakan sebagai penunjang operasional sampai bulan Juni 2021,” ucap Yuliandris, Kamis 17 Juni 2021.

Mantan Sekretaris Disdikbud Kukar ini menambahkan, dana operasional tersebut meliputi pemberian makan minum bagi petugas dan bensin kendaraan operasional. Selain itu, dana tersebut juga dipakai untuk sosialisasi penegakan Gakum.

“Kita pernah lakukan sosialisasi kepada kelompok tertentu seperti pedagang dan pelaku UMKM, agar ikut peran dalam pencegahan penyebaran COVID-19 di Kukar,” sebutnya.

Yuliandris menambahkan pengabdian personel Satpol PP Kukar saat ini sudah sangat luar biasa dalam penanganan COVID-19. Seperti mengatur antrian vaksinasi dan patroli keliling Gakum.

“Satpol PP Kukar berkomitmen dalam penanganan COVID-19, ” paparnya.

Sementara itu, bidang kesehatan mendapatkan porsi terbesar dana penanganan COVID-19 dimana Dinkes Kukar saat ini masih konsentrasi dan mengejar target sasaran vaksinasi.

“Kukar punya target sasaran sebesar 123.000 jiwa, yang dilakukan beberapa kali tahapan, ” ungkap Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Kukar, Supriyadi.

Saat ini sedang menyelesaikan vaksinasi tahap 2 untuk kelompok tertentu, ditargetkan selesai pada 30 juni 2021 nanti. Info dari Kemenkes, pada bulan depan, sudah mulai tahap 3 untuk masyarakat umum.

“Jika target vaksinasi Kukar bagus, maka akan ditambah lagi kuota vaksin untuk Kukar oleh Pemerintah Pusat, ” jelasnya.

Supri juga menyebut, dana penanganan COVID-19 bidang kesehatan, dipergunakan untuk pemberian Insentif nakes, serta pendukung lainnya, seperti bantuan operasional puskesmas, khususnya pembiayaan petugas traking di desa,yang dana tidak cukup sampai satu tahun penuh.(Andri)

LAINNYA
x