src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Curhat Direktur RSI, AC hingga Meteran Listrik Digondol Maling

Curhat Direktur RSI, AC hingga Meteran Listrik Digondol Maling

3 minutes reading
Friday, 12 Feb 2021 15:40 357 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pada Jumat  12 Februari 2021 pagi, Asisten I Pemprov Kaltim HM Jauhar Effendi melakukan kunjungan di dua rumah sakit di Samarinda, yaitu Rumah Sakit Islam (RSI) dan RSJD Atma Husada Mahakam. Dia disambut Direktur RSI dr Didik Santoso dan Direktur RSJD Atma Husada Mahakam dr Jaya Mualimin.

Di RSI Samarinda, Jauhar Effendi bersama rombongan menyusuri ruangan satu ke ruangan lainnya untuk melihat sejauh mana kesiapan RSI membuka operasionalnya dalam waktu dekat.

Dari pantauan headlinekaltim.co di lapangan, nyaris seluruh ruangan di RSI gelap gulita, tempat tidur pasien di bangsal-bangsal perawatan terlihat berdebu, walaupun sebagian masih tersusun rapi. Beberapa sudut plafon ruangan bahkan ada yang jebol sehingga air hujan menggenangi ruangan. Walaupun terkesan agak angker, ternyata kondisi RSI saat ini jauh lebih baik dibandingkan setahun lalu. Terlihat beberapa orang relawan membersihkan bagian rumah sakit.

Didik Santoso berkeluh kesah kepada Jauhar  soal banyaknya barang-barang milik RSI yang digondol maling. “Iya pak, banyak yang hilang. AC (pengatur suhu ruangan), sampai ini meteran listrik ikut dicuri,” keluhnya.

Setelah melihat-lihat situasi dan kondisi di ruang perawatan RSI, kunjungan berlanjut ke Poliklinik RSI yang berada tepat di depan RSI. Kondisinya Poliklinik ini masih jauh lebih baik, ruangan terlihat rapi dan lampu-lampu masih dapat menyala.

Selanjutnya, di bawah guyuran hujan gerimis, rombongan berjalan kaki menuju ke RSJD Atma Husada Mahakam. Rombongan berkeliling rumah sakit, mulai dari ruang pantry, ruang laundry, ruang perawatan dan ruangan lain yang ada di rumah sakit tersebut.

Direncanakan, sambil menunggu proses lancarnya pelayanan kesehatan di RSI, untuk keperluan pantry dan laundry akan dikerjasamakan dengan RSJD Atma Husada Mahakam.

Jauhar mengatakan,  masih melihat beberapa kendala untuk pengoperasian RSI. Namun kendala tersebut tidak terlalu besar dan saat ini terus dilakukan perbaikan-perbaikan. “Kunjungan pada hari ini karena kita ingin melihat di lapangan supaya ainul yaqin. Memang ternyata ada sedikit yang harus dibenahi, tapi itu sedikit lah bukan yang struktural,” ucapnya.

Dia mengatakan, beberapa peralatan medis penting juga telah dikalibrasi yang dilakukan di luar pulau Kalimantan. Dan saat ini alat tersebut siap digunakan. “Peralatan juga masih bagus dan sudah dikalibrasi, itu penting sekali. Dikalibrasi inikan berpengaruh pada tingkat kepercayaan, karena alat-alat itu tidak dipakai sekian tahun dan banyaknya alat-alat yang diambil (dicuri, Red.),” katanya lagi.

Terkait dengan keluhan yang disampaikan Direktur RSI, Jauhar Effendi menyebut,  tak bisa dihindarkan jika aset menjadi incaran pencuri. “Jadi memang begitu, kalau kosong diincar pencuri, alat-alat ada yang hilang. Selain itu, biayanya besar sekali dan perbaikannya banyak. Tapi alhamdulillah semangat RSI bagus dan adanya relawan-relawan yang ikut membantu. Entah bagaimana caranya relawan itu mau bekerja membersihkan rumput. Alhamdulillah,” ujarnya.

“Ada permintaan tentang KSO, dapur dan laundry dari RSI. Alhamdulillah dari Atma Husada Mahakam memberikan kesediaan. Jadi pas saja lah, saya pikir ini simbiosis mutualisme. Artinya rumah sakit pemerintah juga diuntungkan. Karena tentu tidak gratis itu, jadi ada pemasukan. Di sini kebetulan juga tempatnya tinggal menyeberang saja, tempatnya besar dan tidak masalah. Artinya kalaupun pendanaan masih kurang, KSO ini bisa agak lama tidak masalah, sambil membenahi yang ada,” lanjutnya.

Hasil dari kunjungan ini, lanjut Jauhar, akan dilaporkan kepada Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi. “Nanti Insyaallah Pak Wagub Minggu depan akan meninjau RSI. Saya optimis melihat respon dari masyarakat sangat positif terhadap RSI. Kita berikan support lah. Saya yakin kalau izin operasional buka , instalasi gawat darurat dan kliniknya buka pasti ramai, ini juga membantu PKL yang sebelahnya,” pungkasnya.

Penulis: Ningsih

Editor: MH Amal

LAINNYA
x