Beranda BUMI ETAM Cegah Penyebaran, Satgas Minta Masyarakat Tetap Waspada COVID-19

Cegah Penyebaran, Satgas Minta Masyarakat Tetap Waspada COVID-19

Cegah Penyebaran Satgas Minta Masyarakat Waspada
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak (foto: Humas/headlinekaltim.co)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak meminta masyarakat harus tetap waspada dan jangan lengah dan kendor terhadap penularan COVID-19. Apalagi, akan memasuki musim Pilkada 2020 hingga Natal dan Tahun Baru.

Kasus COVID-19 saat ini terus bertambah di 9 Kabupaten/Kota se Kaltim terkecuali Mahakam Ulu. Hingga hari Sabtu, 21 November 2020 terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 251 kasus sehingga total sebanyak 18.144 kasus.

“Masa pandemi harus menjadi perhatian serius, tidak hanya pemerintah daerah dan stakeholder dan tentunya juga masyarakat. Harus ada kerja sama, kesadaran dan kedisiplinan semua pihak,” kata Andi.

Advertisement

Masuk di bulan ke 9 masa pandemi, Kaltim berhasil menurunkan posisi di tingkat nasional penularan virus COVID-19 dengan menduduki peringkat ke 8.

Berdasarkan dari angka kesembuhan di Kaltim juga sudah mencapai rata-rata nasional, 85,1 persen dari total kasus terkonfirmasi. Sementara angka nasional 83,9 persen.

Tingkat kesembuhan ini ternyata masih kejar-kejaran dengan tingkat penularan kasus. Yaitu 487,6 per 100 ribu penduduk.

Penambahan kasus baru di Kaltim berasal dari Samarinda sebanyak 53 kasus, disusul Kutai Timur 42 kasus, Bontang 34 kasus, Paser 21 kasus, Balikpapan 19 kasus, Kutai Barat sebanyak 13 kasus, PPU 5 kasus dan terakhir terjadi di Berau sebanyak 2 kasus.

Data pasien sembuh sebanyak 186 kasus atau dengan total sebanyak 14.435 kasus. Terbanyak di Kutai Kartanegara sebanyak 51 kasus, Samarinda 47 kasus, Kutai Timur 40 kasus, Balikpapan sebanyak 17 kasus, Paser 13 kasus, Berau 11 kasus, Bontang dan PPU masing-masing 3 kasus, Kutai Barat 1 kasus.

Pasien meninggal sebanyak 6 kasus atau total menjadi 551 kasus. Terbanyak di Samarinda 4 kasus, Kutai Timur dan Kutai Kartanegara masing-masing 1 kasus. Pasien dirawat total sebanyak 2.158 kasus atau bertambah 59 kasus. (ADV)

Penulis: Ningsih

Editor: Amin

Komentar