Beranda BUMI ETAM BPBD Samarinda Tambah Tenaga Pemakaman, Kaltim Tembus 6.317 Kasus COVID-19

BPBD Samarinda Tambah Tenaga Pemakaman, Kaltim Tembus 6.317 Kasus COVID-19

Pemakaman pasien COVID-19. (Foto: BPBD/istimewa)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Jumlah kasus terkonfirmasi kasus COVID-19 di Kalimantan Timur tembus 6.317 kasus pada hari ini, Rabu 16 September 2020.

Terdapat penambahan 217 kasus baru yang berasal Kutai Kartanegara 90 kasus, Kutai Timur 1 kasus, Paser 5 kasus, Balikpapan 82 kasus dan Samarinda 39 kasus.

Juru Bicara COVID-19 Kaltim, Andi M Ishak menjelaskan kasus yang dirawat hari ini ada sebanyak 2.032 kasus bertambah 33 kasus.

“Untuk kasus sembuh hari ini ada penambahan 179 kasus sehingga total 4.035 kasus sembuh. Sedangkan, kasus meninggal hari ini bertambah 5 kasus yang semua dari samarinda, sehingga total ada 250 kasus meninggal,” ujar Andi.

Sementara itu, tim BPBD Samarinda hari ini melakukan 2 kali pemakaman yaitu pemakaman ke 81 dan 82 masing-masing pukul 06.50 WITA dan pukul 14.46 WITA.

Seketaris BPBD Samarinda, Hendra menjelaskan pihaknya terus siaga dan siap melakukan pemakaman secara protokol kesehatan COVID-19 ketika dibutuhkan.

Namun, kini BPBD Samarinda menambah tenaga cadangan untuk tim pemakaman. Sebagai antisipasi bila tim pemakaman inti berjumlah 10 orang kelelahan.

“Alhamdulillah, tim (pemakaman) semua masih semangat. Kami ada penambahan orang di tim. Tapi, bukan jumlahnya yang ditambah. Hanya orang yang disiagakan ditambah untuk mengganti tenaga pemakaman sekarang ini 10 orang. Supaya fresh juga,” kata Hendra.

Hendra membeberkan pihaknya sesegera mungkin melakukan pemakaman apabila ada pasien COVID-19 yang meninggal.

Baca Juga  Kargo Udara Hadir di Bandara APT Pranoto, Mudahkan Pengiriman Jenazah

“Kalau meninggal dinyatakan sekitar pukul 19.00 malam, kami secepatnya melakukan pemakaman di malam hari. Karena tak boleh lebih 4 jam,” ujar Hendra.

Namun, bila ada pasien COVID-19 meninggal pukul 00.00 dini hari, maka pemakaman dilakukan pukul 06.00 pagi. Ini agar tim pemakaman masih punya waktu tidur.

Penulis : Amin

Komentar
Advertisement