src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Bertemu Wamenkes, Bupati Berau Bawa "Oleh-Oleh" Rp150 Miliar

Bertemu Wamenkes, Bupati Berau Bawa “Oleh-Oleh” Rp150 Miliar

waktu baca 2 menit
Rabu, 16 Sep 2026 20:58 26 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, JAKARTA – Keterbatasan anggaran daerah tidak ingin menjadi penghambat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mencari dukungan pembiayaan langsung dari pemerintah pusat.

Upaya itu dilakukan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas didampingi Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said dan pimpinan OPD terkait saat bertemu Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Prof. Dante Saksono Harbuwono di Jakarta pada Rabu, 16 September 2026.

Pertemuan tersebut tidak sekadar membahas program, tetapi diarahkan pada kebutuhan nyata pelayanan kesehatan di Kabupaten Berau. Didampingi Sekretaris Kabupaten Muhammad Said dan pimpinan OPD terkait, Sri Juniarsih memaparkan kondisi infrastruktur serta kebutuhan fasilitas kesehatan yang masih perlu diperkuat.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah bagaimana meningkatkan kapasitas layanan kesehatan di daerah sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan sedekat mungkin dengan tempat tinggalnya. Dengan penguatan fasilitas dan sarana pendukung, kebutuhan rujukan ke rumah sakit di luar daerah diharapkan dapat ditekan. Kebutuhan itu mencakup fasilitas di RSUD dr Abdul Rivai, 21 puskesmas yang tersebar di 13 kecamatan, hingga laboratorium kesehatan.

Dari pertemuan tersebut, Kementerian Kesehatan menyatakan dukungan anggaran sebesar Rp150 miliar untuk Kabupaten Berau. Dana tersebut diarahkan untuk mendukung pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan, baik di rumah sakit daerah, puskesmas, maupun laboratorium kesehatan.

Bagi Sri, dukungan tersebut menjadi peluang untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar kesehatan masyarakat yang tidak seluruhnya dapat ditopang melalui kemampuan fiskal daerah.

“Alhamdulillah, dari pertemuan tadi, kita membawa anggaran ke Berau dari Kemenkes sebesar Rp150 miliar,” ungkapnya.

Menurutnya, penguatan fasilitas kesehatan harus berjalan seiring dengan upaya memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah dijangkau. Terlebih, fasilitas kesehatan menjadi salah satu kebutuhan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di 13 kecamatan.

Karena itu, dukungan pemerintah pusat tersebut diharapkan tidak berhenti pada tambahan anggaran, tetapi dapat diterjemahkan menjadi peningkatan kapasitas pelayanan di lapangan. “Kami berharap upaya ini mendapat dukungan dari seluruh pihak dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Berau,” pungkasnya. (Riska/Prokopim)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x