src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Bimtek Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) berbasis online. (andri) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto berpesan kepada aparatur desa yang ada di Kukar tak usah jauh-jauh belajar pengelolaan BUMDes ke luar Kukar.
“BUMDes Sungai Payang Kecamatan Loa Kulu dan BUMDes Muara Enggelam Kecamatan Muara Wis sudah terbukti berhasil mendapatkan predikat baik dan top inovasi dari Pemerintah Pusat. Desa lain bisa belajar ke desa tersebut,” ungkap Arianto, saat menghadiri pelatihan sistem keuangan desa berbasis online yang difasilitasi CRD Kukar, Rabu 21 Desember 2022, di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong.
Arianto menyebut, pengelolaan Dana Desa (DD) yang dilakukan Kukar adalah tercepat se- Kaltim. Ini juga bentuk komitmen Pemkab Kukar menjalankan sistem keuangan desa (Siskeudes) berbasis online.
Perwakilan Kemendagri RI, Iqbal Permana menyebut, ada suatu yang hilang dari prinsip membangun desa di masyarakat yaitu budaya gotong royong.
“Dulu mau pasang bendera merah putih, bisa dengan gotong royong, saat ini berubah tren di masyarakat, dihitung dengan angka-angka,” ucapnya.
Direktur Lembaga Central For Research and Development (CRD) Kukar, Toni Nurhadi Kumayza menyebut, pelatihan yang ditujukan ke desa-desa ini sebagai bagian pengembangan kompetensi aparatur desa, terkhusus tata kelola perencanaan dan keuangan bagi pemerintahan desa melalui aplikasi digital.
“Pelatihan kami gelar selama empat hari, 20-23 Desember 2022 yang diikuti sebanyak 40 peserta perwakilan dari 13 desa, di beberapa kecamatan,” ucapnya.(Andri)