src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kegiatan event ramadan yang dilaksanakan Baznas Samarinda. (foto: RRI/zul)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kegiatan Kampung Ramadan Baznas Samarinda tidak hanya berfokus pada layanan zakat dan aktivitas ekonomi, tetapi juga dirancang sebagai ruang berkumpul warga dengan berbagai agenda komunitas. Selama periode pelaksanaan, masyarakat dapat menikmati sejumlah hiburan dan olahraga yang digelar secara rutin untuk meramaikan suasana Ramadan.
Dilansir dari RRI Samarinda, rangkaian acara di Kampung Ramadan Baznas Samarinda dijadwalkan berlangsung setiap akhir pekan. Konsep ini dibuat untuk menjangkau partisipasi masyarakat lintas usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Panitia menyiapkan beragam kegiatan, seperti lomba lari malam, lomba layang-layang, pertunjukan hiburan, hingga presentasi komunitas. Kehadiran agenda tersebut diharapkan mampu menciptakan atmosfer Ramadan yang lebih hidup dan inklusif. Dengan format terbuka, Kampung Ramadan Baznas Samarinda memberi ruang ekspresi bagi komunitas lokal untuk tampil dan berjejaring.
Rangkaian agenda di Kampung Ramadan Baznas Samarinda dijadwalkan berlangsung hingga 11 Maret 2026. Setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu, kawasan kegiatan akan dipenuhi berbagai event masyarakat yang dapat dinikmati secara gratis oleh pengunjung.
Selain memperkuat ikatan sosial, keramaian di Kampung Ramadan Baznas Samarinda juga berdampak langsung terhadap geliat pelaku UMKM. Penjualan makanan, minuman, dan produk lokal meningkat seiring bertambahnya jumlah pengunjung. Efek berganda ini diharapkan mampu membantu roda ekonomi warga selama Ramadan.
Penyelenggara menargetkan Kampung Ramadan Baznas Samarinda menjadi ruang interaksi sosial yang sehat dan produktif. Kegiatan religi dipadukan dengan aktivitas rekreatif agar masyarakat tidak hanya beribadah, tetapi juga merasakan suasana kebersamaan yang hangat selama bulan suci.
Dengan beragam agenda yang ditawarkan, Kampung Ramadan Baznas Samarinda kian mengukuhkan kawasan Temindung sebagai salah satu pusat aktivitas Ramadan di Samarinda. Kehadiran program ini diharapkan menjadi contoh pengelolaan kegiatan Ramadan yang kolaboratif dan berkelanjutan.