src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Dirut PDAM Tirma, Suparno (foto: Andri/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Pemkab Kukar berencana memberikan penyertaan modal ke PDAM Tirta Mahakam (Tirma) sebesar Rp 15 miliar pada APBD Perubahan Tahun 2021.
Penyertaan modal ini diharapkan dapat membantu PDAM Tirma untuk memperluas layanan air bersih ke pedesaan. Terutama bagi desa yang masih alami krisis air.
Dirut PDAM Tirma Suparno menyambut baik rencan ini. Penyertaan modal ini bisa dipergunakan untuk pengembangan jaringan air bersih.
“Kita senang saja, bakal mendapatkan penyertaan modal dari Pemkab Kukar di APBD Perubahan 2021,” sebut Suparno, Selasa 7 September 2021 sore.
Suparno belum mengetahui secara pasti, besaran penyertaan modal. Namun, ia komunikasi dengan Bupati Edi Damansyah serta Wabup Rendi Solihin untuk pengembangan jaringan air bersih.
“Belum lama ini, kita lakukan komunikasi dengan Wabup Rendi, melalui asisten pribadinya,” ucapnya.
Suparno menjelaskan baru 122 desa yang menikmati air bersih dari PDAM Tirma.
“Sebanyak 122 Desa sudah menikmati air bersih, sedangkan Desa lainnya belum bisa menikmati air PDAM, ” ucapnya.
Sejauh ini, masyarakat Desa yang belum menikmati air bersih dari jaringan PDAM Tirma terbantu dengan program air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas). Program ini dikelola Desa, melalui Badan usaha milik Desa (BUMDes).
Saat ini, PDAM Tirma berupaya memperluas layanan air bersih sampai 76 persen ke masyarakat Kukar.
“Target kita 76 persen masyarakat Kukar bisa menikmati air PDAM, ” sebutnya.
Khusus tenggarong sekitarnya, PDAM Tirma berencana mengalihkan sumber bahan baku air, dari IPA Bekotok ke IPA Sukarame. Ini mengingat bahan baku air dari sungai Tenggarong, sudah tidak layak.
“Jika dihubungkan pipanisasi ke IPA Sukarame, maka untuk distribusi air bersih untuk Maluhu dan Loa Ipuh, bersumber dari air mahakam, ” ungkapnya.
Sementara itu, Wabup Rendi menyebut, akan memberikan penyertaan modal ke PDAM, untuk memberikan layanan air bersih kepada masyarakat Kukar.
“Kita rencanakan, PDAM akan diberikan modal sebesar Rp 15 Miliar di APBD Perubahan 2021, ” sebutnya.
Penulis: Andri