22.7 C
Samarinda
Minggu, April 18, 2021

Anggota DPRD Kaltim: Jika Memungkinkan, Kita Perjuangkan Pengadaan Sapi di APBD Perubahan

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Anggota DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry menjelaskan pihaknya akan memperjuangkan pengadaan sapi bagi petani di APBD Perubahan Kaltim.

Pengadaan sapi diperlukan mengingat adanya usulan bantuan dari para petani ke pemerintah. Dan dirinya bersama anggota DPRD akan memperjuangkan anggarannya meski peluangnya cukup berat karena pemerintah masih fokus tangani Pandemi COVID-19.

Sarkowi berharap para petani turut aktif mengusulkan bantuan sapi ke pemerintah. Hal ini disampaikannya saat reses silaturahmi kelompok tani Argomulyo di Desa Loleng Dusun Sidomulyo Kota bangun Kukar.

“Kalau sapi kurang bagaimana caranya, sudah tahu syaratnya, bikin usulan lagi. Diusulkan ke Dinas Peternakan. Intinya kami siap membackup untuk anggaran pengadaan sapi. Dianggaran perubahan, jika memungkinkan kita bisa perjuangkan,” ujarnya.

Sarkowi V Zahry menyebut, Anggota DPRD masing-masing mempunyai kelompok binaan. Termasuk dirinya yang membina Kelompok tani Argomulyo.

Ia menceritakan bahwa, awalnya kelompok tani Argomulyo tidak terdaftar sebagai penerima bantuan dari Dinas Peternakan Kabupaten Kukar.

Namun setelah dirinya membina Kelompok tani Argomulyo, mulai mengajarkan bagaimana caranya untuk dapat menjadi kelompok tani yang berkembang.

Tapi ia juga mengingatkan kelompok tani dan warga yang mengajukan usulan, bahwa dari usulan tersebut tidak semua harus segera mendapatkan bantuan, mengingat saat ini pemerintah sedang fokus menangani berbagai permasalahan sebagai dampak pandemi COVID-19.

“DPRD yang punya kelompok, harus dibina administrasinya. Seperti ada permintaan sapi di sini, Alhamdulillah sudah teralisasi,” ujarnya.

Sarkowi juga meminta petani tak cepat putus asa ketika mengajukan bantuan sapi ke pemerintah. Usulan bantuan sapi juga diharapkan oleh pemerintah.

“Mengajukan anggaran dari pemerintah harus ulet, Desa Loleng termasuk bersyukur karena awalnya tidak terdapat nomornya di Dinas Peternakan. Dikhawatirkan ada pengajuan, tidak ada kelompok. Kelompok peternak sapi ini jika tidak ada minat, tidak bisa jalan juga,” katanya.

“Selain peternak, ada hal yang bisa dilakukan, apa-apa yang akan dikembangkan. Anggaran kita sekarang tidak seperti dulu, ketika normal. Perlu dimaklumi jika mengusulkan tidak terpenuhi,” katanya lagi.

Warga yang tergabung dalam kelompok tani Argomulyo menyampaikan terimakasihnya kepada Sarkowi V Zahry, yang telah membantu mereka untuk mendapat rekomendasi dari Pemkab Kutai Kartanegara. Sehingga mereka menerima bantuan sebanyak 34 ekor sapi.

Namun menurut mereka, ketika bantuan sapi disetujui, muncul masalah. Yaitu, bantuan puluhan ekor sapi tersebut harus dibagi untuk 2 kelompok tani.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada pak Sarkowi yang telah banyak membantu kelompok tani di dusun kami. Dan bantuan yang diberikan ini sudah sering kali dilakukan. Kami juga terimakasih diberikan bantuan sapi ini, dari pak Sarkowi rekomendasinya dan memperjuangkan kami,” ujar Pur, salah seorang warga kelompok tani Argomulyo.

Bantuan sapi diterima kelompok tani Argomulyo diberikan kepada 2 kelompok. Yang pertama kelompok tani Argomulyo, jumlah awal 34 ekor. Tapi sesuai Dinas Peternakan, hanya diizinkan 15 ekor per kelompok.

“Masalahnya, anggota kami ada 17 orang, tapi sapinya 15 ekor. Kami menunggu 4 tahun. Akhirnya kami menyiasati supaya semua tetap terbagi Alhamdulillah semua terbagi,” timpal seorang kelompok tani Argomulyo.

Menurut Pur, sapi-sapi bantuan yang diberikan kepada kelompok tani berkembang sangat baik, kondisi sapi sehat. Ia juga mengungkapkan bahwa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Pemkab Kukar akan turun langsung meninjau dan mengecek sapi-sapi bantuan tersebut.

“Besok pagi BPK akan turun mengecek sapi yang berjumlah 34 ekor. Dari kami, 99 persen perkembangan sapi sangat signifikan. Tidak ada yang mati, tidak ada yang sakit, gendut semua sapinya. Artinya sapi-sapi itu kami rawat dengan baik,” katanya. (Advetorial)

Penulis : Ningsih

Editor: Amin

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar