src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Andi Muhammad Akmal Terpilih Sebagai Kordinator Pusat BEM SEKA, Siap Kawal Isu Daerah Ke Tingkat Nasional

Andi Muhammad Akmal Terpilih Sebagai Kordinator Pusat BEM SEKA, Siap Kawal Isu Daerah Ke Tingkat Nasional

waktu baca 3 menit
Selasa, 24 Jun 2025 22:18 458 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Kongres Forum Badan Eksekutif Mahasiswa se-Kalimantan (BEM SEKA) XII digelar, kali ini mengambil tempat di Universitas Mulia, Balikpapan. Kongres menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang mencerminkan kepedulian mahasiswa terhadap isu-isu krusial di Kalimantan.

Agenda tahunan yang mempertemukan mahasiswa dari seluruh penjuru Pulau Kalimantan ini berlangsung selama lima hari penuh. Diisi diskusi mendalam, dinamika forum, serta pertarungan gagasan dari 25 perguruan tinggi yang hadir, mencakup wilayah Kalimantan Timur, Selatan, Tengah, Barat, dan Utara.

Dalam sidang pleno, para delegasi sepakat untuk mengangkat sejumlah permasalahan daerah Kalimantan ke level nasional. Di antara isu utama yang diangkat adalah akses dan mutu pendidikan di daerah tertinggal, ketimpangan layanan kesehatan, tantangan sosial yang dihadapi generasi muda, serta ketimpangan ekonomi di wilayah perbatasan dan pedalaman Kalimantan.

Dalam kongres ini, Andi Muhammad Akmal dari Politeknik Pertanian Negeri Samarinda resmi terpilih sebagai Koordinator Pusat BEM SEKA yang baru. Ia mendapatkan dukungan suara terbanyak dari mayoritas peserta kongres yang hadir, menandai legitimasi kepemimpinannya di tengah forum yang dinamis.

“Terpilihnya saya sebagai koordinator pusat merupakan amanah besar yang tidak ringan, dan ini adalah hasil konsensus bersama dari forum sah BEM SEKA,” ucapnya melalui keterangan tertulis ke media ini, Selasa 24 Juni 2025.

“Tanggung jawab utama kami ke depan adalah membawa suara mahasiswa Kalimantan ke level nasional, mengawal isu-isu strategis daerah agar tak terpinggirkan dalam kebijakan pusat,” ujar Andi Muhammad Akmal.

Kongres kali ini juga memutuskan bahwa tuan rumah Kongres BEM SEKA XIII tahun depan akan dipercayakan kepada Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Tampung Penyang Palangka Raya.

Meski sudah usai,  proses pemilihan koordinator baru tidak sepenuhnya berjalan tanpa hambatan. Di tengah berlangsungnya kongres resmi, muncul klaim sepihak dari salah satu peserta, Danil Huda dari Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat. Dia menyatakan dirinya sebagai Koordinator Pusat melalui forum tandingan yang tidak diakui oleh mayoritas peserta kongres.

Tindakan tersebut dinilai mencederai semangat demokrasi dan merusak integritas forum yang telah berlangsung secara sah dan terbuka.

“Kami sangat menyayangkan adanya klaim ilegal tersebut, dan forum sudah menetapkan hasil secara demokratis dan transparan. Tidak ada ruang bagi tindakan sepihak yang justru merusak legitimasi forum BEM SEKA,” tegas Akmal.

Meskipun dihiasi dinamika internal, Kongres BEM SEKA tahun ini tetap berhasil menyusun arah gerak kolektif mahasiswa Kalimantan dalam menyikapi berbagai persoalan yang menyentuh masyarakat. “Seluruh keputusan forum diharapkan menjadi fondasi pergerakan mahasiswa yang lebih terorganisir, solid, dan berdampak,” tutupnya.
(msd)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

LAINNYA
x