29.3 C
Samarinda
Wednesday, July 17, 2024

Andi Harun Tinjau Pembebasan Lahan Segmen Sungai Ruhui Rahayu-Gelatik

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Andi Harun meninjau proses pembebasan lahan di segmen sungai Ruhui Rahayu-Gelatik pada Senin, 24 Juni 2024. Dalam kunjungan ini, turut hadir Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Timur, Runandar, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Andi Harun menjelaskan bahwa tahap pertama dari proses ini mencakup pembongkaran mandiri 151 bangunan rumah yang sudah diberi penanda cat merah.

“Hari ini kami meninjau pembebasan lahan untuk segmen Ruhui Rahayu-Gelatik. Tahap pertama melibatkan 151 bangunan yang sudah mulai dibongkar secara mandiri oleh warga,” ujar Andi Harun.

Sedangkan untuk tahap kedua akan mencakup 53 bangunan rumah. Saat ini, masih menunggu alokasi anggaran dari APBD Perubahan 2024. “Proses penilaian oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) memakan waktu cukup lama karena mereka merupakan penilai independen, bukan dari organ pemerintah,” tambahnya.

Kabid SDA Dinas PUPR Kaltim Runandar menambahkan bahwa setelah pembongkaran selesai, alat berat akan segera dikerahkan untuk normalisasi sungai.

“Kami telah menyiapkan tiga alat berat untuk normalisasi sungai di segmen Ruhui Rahayu-Gelatik. Proses ini akan melibatkan pembersihan dan pelebaran sungai hingga 40 meter sesuai desain,” jelas Runandar.

Total anggaran untuk tahap pertama pembebasan lahan mencapai Rp17,1 miliar untuk 151 rumah. Sementara, tahap kedua diperkirakan akan memakan biaya sebesar Rp39,75 miliar setelah penilaian oleh KJPP.

Andi Harun juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov Kaltim, terutama Pj Gubernur Akmal Malik dan Dinas PUPR yang telah bersinergi dengan Pemkot Samarinda untuk memastikan kelancaran proyek pengendalian banjir ini.

“Kami berterima kasih atas dukungan dari Pemprov. Kami terus berusaha untuk bekerja sama, terutama dalam memastikan pengelolaan Sungai Karang Mumus berjalan sesuai harapan,” ujarnya.

“Ini adalah bagian dari program pengendalian banjir. Kita harus memastikan bahwa air dapat mengalir dengan baik ke sungai. Meskipun masih ada pekerjaan rumah, upaya kita sudah menunjukkan hasil dengan pengurangan banjir yang signifikan di beberapa area,” tutupnya. (Zayn)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

POPULER