src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Akhirnya, Ponpes Ibadurrahman Tenggarong Seberang Ditutup Total

Akhirnya, Ponpes Ibadurrahman Tenggarong Seberang Ditutup Total

waktu baca 1 menit
Kamis, 25 Jun 2026 20:45 77 huldi amal

‎HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG– Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan Anak (TRC-PPA) dan para korban kekerasan seksual serta orang tua korban kini bisa bernafas lega. Tuntutan agar Pondok Pesantren IbadurrahmanTenggarong Seberang untuk ditutup total dikabulkan Kementerian Agama.

Penutupan Ponpes modern ini sempat diwarnai kericuhan. ‎Penasehat Hukum dari TRC-PPA Kaltim, Sudirman menceritakan kronologis sempat terjadi kericuhan tersebut.

‎”Kami minta ditutup total tidak ada aktivitas pembelajaran santri. Nah, pihak Kemenag Kaltim hanya mengabulkan menutup saja. Aktivitas pembelajaran masih dibolehkan. Itu yang membuat kami protes,” jelas Sudirman, Kamis 24 Juni 2026.

‎Alasan pihaknya meminta pencabutan izin operasional Ponpes IR serta penghentian aktivitas pembelajaran santri agar tidak terjadi lagi korban pelecehan dan kekerasan seksual. ‎
‎”Penyelidikan kasus tersebut juga masih berjalan di Polda Kaltim. Infonya tidak lama lagi ada pengumuman resmi hasil penanganan kasus tersebut,” tegas Sudirman.

‎Kabid Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Kaltim Muhammad Isnaini menyebut izin operasional Ponpes Ibadurahman di Tenggarong Seberang Kukar dicabut terkait dugaan kasus kekerasan seksual yang terjadi.

‎Berdasarkan surat keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 1307/2026 tentang pencabutan izin operasional ponpes menyatakan bahwa tidak ada lagi proses pembelajaran selamanya di Ponpes tersebut. ‎”Kami juga menjamin hak keberlanjutan proses pembelajaran para santri,” jelas Isnaini.(Andri)

LAINNYA
x