src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Abrasi yang terjadi tepat di bawah fondasi jembatan Mahkota 2 pada hari Minggu 25 April 2021, mendapatkan tanggapan serius dari anggota komisi 3 DPRD Samarinda Jasno.
“Untuk saat ini Pak Walikota memang belum bisa menyebutkan siapa yang salah dalam persoalan ini,” ungkapnya saat ditemui usai meninjau lokasi abrasi sungai. Senin 26 April 2021.
Jasno menilai ada kelalaian dari koordinator pelaksana di lokasi tersebut, sehingga abrasi sungai tersebut bisa terjadi.
“Tapi menurut dari pengamatan kami ini kan ada kegiatan di sini, ada penimbunan sehingga ada beban akhirnya tanah itu longsor. Konsultan perencana disini harus matang. Ini dari awal sudah di kasih tahu jangan ini ditimbun ke arah sungai karena daerah disini agak rawan, kalau memang mau nimbun di daerah agak jauh,” jelasnya.
“Namun, faktanya mereka timbun ini untuk reklamasi dan penurapan. Kalau mau di turap sebenarnya tidak papa, di turap dulu baru ditimbun,” sambungnya.
Politisi dari fraksi PAN tersebut berharap agar kedepannya pihak yang melakukan kegiatan disana bisa berkoordinasi terkait dengan PUPR terkait abrasi yang ada di bawah fondasi jembatan tersebut.
“Kan abrasi sungai ini tepat dibawah fondasi jembatan, jadi saya harap agar konsultan pelaksana bisa berkoordinasi dengan PUPR, sehingga longsor lanjutan tidak bertambah, karena jembatan mahkota 2 merupakan aset vital kota Samarinda,” pungkasnya. (ADV)
Penulis: Riski