src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO – Mukjizat adalah bukti nyata dari kenabian yang diberikan oleh Allah SWT kepada para nabi dan rasul. Nabi Muhammad SAW, sebagai penutup para nabi, dianugerahi banyak mukjizat yang mengagumkan dan tak tertandingi. Di antara mukjizat terbesar beliau adalah Al-Qur’an, kitab suci yang menjadi pedoman hidup umat Islam hingga akhir zaman.
Al-Qur’an adalah mukjizat terbesar yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW. Allah SWT menantang umat manusia untuk membuat satu surah yang serupa dengan Al-Qur’an, sebagaimana firman-Nya dalam surah Al-Baqarah ayat 23:
Artinya: “Jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang apa (Al-Qur’an) yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Nabi Muhammad), buatlah satu surah yang semisal dengannya dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.”
Dijelaskan dalam Tafsir Al-Qur’an Kementerian Agama RI yang di kutik detik.com Keagungan Al-Qur’an ditegaskan kembali dalam surah Ar-Ra’d ayat 31,
Artinya: “Sekiranya ada suatu bacaan (Kitab Suci) yang dengannya gunung-gunung dapat digeserkan, bumi dibelah, atau orang mati dapat diajak bicara, (itulah Al-Qur’an). Sebenarnya segala urusan itu milik Allah. Tidakkah orang-orang yang beriman mengetahui bahwa sekiranya Allah menghendaki, tentu Allah telah memberi petunjuk kepada manusia semuanya. Orang-orang yang kufur senantiasa ditimpa bencana disebabkan perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi di dekat tempat kediaman mereka, sampai datang janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.”
Selain Al-Qur’an, Nabi Muhammad SAW dianugerahi sejumlah mukjizat lain yang memperlihatkan kekuasaan Allah SWT. Berikut adalah tujuh di antaranya:
Menurut buku Mukjizat & Peristiwa Penting Nabi Muhammad karya Kak Thifa, pada saat hijrah ke Madinah, Rasulullah SAW dan Abu Bakar Ash-Shiddiq RA berhasil keluar dari rumah yang dikepung oleh 11 orang kafir yang berniat membunuhnya. Dengan izin Allah SWT, mereka menaburkan pasir yang membuat para pengepung tertidur pulas, sehingga tidak menyadari keberangkatan Nabi.
2. Rasulullah Mengetahui Siksa Kubur
Dalam buku 50 mukjizat Rasulullah karya Fuad Kauma terdapat hadits yang menceritakan Rasulullah SAW mengetahui siksa kubur. Nabi Muhammad SAW diberi kemampuan untuk mengetahui siksa kubur. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA, disebutkan bahwa Nabi SAW berjalan melewati dua kuburan dan menyatakan bahwa penghuni kuburan tersebut sedang disiksa karena dosa-dosa yang mereka lakukan semasa hidup. Rasulullah SAW bahkan berdoa untuk meringankan siksa mereka dengan menancapkan kayu basah di kuburan tersebut.
3. Menghilangkan Kemarau dengan Doa
Pada tahun keenam Hijriah, ketika Madinah dilanda kemarau panjang, Rasulullah SAW berdoa agar Allah SWT menurunkan hujan. Doanya dikabulkan, dan hujan pun turun, menyelamatkan penduduk Madinah dari musim paceklik yang parah. Mukjizat ini menunjukkan betapa dekatnya hubungan Nabi Muhammad SAW dengan Allah SWT.
4. Cahaya yang Menyinari Orang di Sekitarnya
Diriwayatkan oleh Anas RA, bahwa tubuh Rasulullah SAW memancarkan cahaya yang menerangi jalan bagi sahabat-sahabatnya. Ketika dua sahabat beliau berjalan di malam yang gelap setelah bertemu Nabi SAW, tubuh mereka bersinar terang bagaikan lampu yang menerangi jalan. Ini adalah salah satu mukjizat yang menunjukkan keagungan Nabi Muhammad SAW.
5. Tubuh Rasulullah Mengeluarkan Api dan Petir
Dalam Perang Uhud, Syaibah bin Utsman yang berencana membunuh Nabi Muhammad SAW tiba-tiba melihat nyala api keluar dari tubuh Rasulullah SAW. Api tersebut seperti petir yang menyambar-nyambar, membuat Syaibah ketakutan dan mundur dari niatnya. Setelah itu, Nabi Muhammad SAW memanggilnya dan meletakkan tangannya di dada Syaibah, yang kemudian menjadi salah satu pengikut setia beliau.
6. Penglihatan Terkait Jumlah Pasukan Kafir yang Sedikit
Pada saat Perang Badar, Nabi Muhammad SAW telah mengetahui jumlah pasukan musuh sebelum pertempuran dimulai. Allah SWT menunjukkan kepada Nabi Muhammad SAW dalam mimpi bahwa jumlah pasukan musuh tampak sedikit, sehingga tidak membuat gentar para sahabat. Hal ini disebutkan dalam Surah Al-Anfal ayat 43,
Artinya: “(Ingatlah) ketika Allah memperlihatkan mereka kepadamu (Nabi Muhammad) di dalam mimpimu (dalam jumlah) sedikit. Seandainya Allah memperlihatkan mereka kepadamu (dalam jumlah) banyak, niscaya kamu gentar dan kamu akan berbantah-bantahan dalam urusan itu, tetapi Allah telah menyelamatkan (kamu). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang ada dalam hati.”
7. Bantuan Malaikat dalam Perang
Allah SWT juga mengirimkan bantuan malaikat kepada Nabi Muhammad SAW dalam beberapa pertempuran, seperti disebutkan dalam Surah Al-Anfal ayat 9-10,
Artinya: “(Ingatlah) ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu Dia mengabulkan(-nya) bagimu (seraya berfirman), “Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu berupa seribu malaikat yang datang berturut-turut. Allah tidak menjadikannya (bala bantuan itu), melainkan sebagai kabar gembira dan agar hatimu menjadi tenteram karenanya. Kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”
Artikel Asli baca di Detik.com
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim