src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> 4 Ribu Vial Vaksin Siap Didistribusikan, DPRD Kaltim: Masih Kurang!

4 Ribu Vial Vaksin Siap Didistribusikan, DPRD Kaltim: Masih Kurang!

waktu baca 2 menit
Selasa, 17 Agu 2021 17:09 297 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Gubernur Kaltim Isran Noor memastikan, lebih dari 4 ribu vial vaksin yang tiba, kemarin, akan segera didistribusikan ke 10 kabupaten/kota di Kaltim.

Dirinya juga menegaskan, tidak akan ada alasan lagi sulitnya mencari vaksin COVID-19 bagi masyarakat Kaltim.

Isran juga ingin membuktikan bahwa upayanya untuk memenuhi kebutuhan vaksin bagi masyarakat Kaltim telah dilakukan dengan penuh perjuangan. Terlebih lagi, Kaltim sempat mendapat rapor merah dari Istana Negara.

“Kemarin datang lagi 4 ribu vaksin, sekarang sudah didistribusikan. Kita distribusikan ke kabupaten/kota. Nah sekarang tidak ada lagi tawar menawar sudah, dengan alasan tidak ada vaksin,” katanya, usai memimpin upacara peringatan HUT RI ke-76, Selasa 17 Agustus 2021.

“Itu hebatnya kalian semua, karena kalian memberitakan sampai ke  Jakarta, sampai Kaltim mendapat rapor merah. Tapi, rapor merah itu bagus , kalau tidak ada merah, tidak ada putih. It’s right, merah itu bagus karena kalau putih semua tidak bagus kalau tidak ada merahnya,” sambungnya.

Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji berharap agar Pemerintah Pusat lebih memperhatikan Provinsi Kaltim terkait dengan masalah vaksinasi COVID-19. Pasalnya, Kaltim menjadi daerah dengan prevalensi kasus tertinggi setelah setelah DKI Jakarta. Sementara, ketersediaan vaksin masih sangat minim.

“Itulah mengapa Kaltim kemarin disorot mendapat rapor merah, ternyata Pemerintah Pusat sendiri tidak memberikan perhatian khusus untuk vaksin tersebut. Jadi kami mendukung Pemprov Kaltim untuk mendorong Pemerintah Pusat dapat memberikan vaksin lebih banyak pada masyarakat Kaltim,” harapnya.

Dia menilai, 4 ribu vial vaksin belum mampu meng-cover kebutuhan masyarakat Kaltim. “Sangat kurang, karena 4 ribu vial itu hanya vaksin Moderna. Kita berharap vaksin yang lebih massal lagi untuk masyarakat karena dari 20 persen itu kalau untuk 2 juta masyarakat Kaltim, masih butuh jutaan dosis vaksin yang harus ada di sini,” pungkasnya.

Penulis: Ningsih

Editor: MH Amal

LAINNYA
x