27.8 C
Samarinda
Thursday, June 30, 2022

15 Desember, Tenggat Pencairan Santunan Ahli Waris Korban COVID-19

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Penyaluran santunan ahli waris korban pandemi COVID-19 mulai berlangsung sejak tanggal 6 Desember 2021 lalu dan akan ditutup pada tanggal 15 Desember 2021, mendatang.

Tercatat ada sebanyak 4.289 penerima santunan ahli waris COVID-19 yang masuk validasi Dinas Sosial (Dinsos) Kaltim. Sedangkan 77 nama yang diusulkan untuk menerima santunan ahli waris COVID-19 dinyatakan tidak lulus verifikasi dan validasi lantaran belum memenuhi syarat yang ditetapkan.

Kepala Dinas Sosial Kaltim Agus Hari Kesuma mengatakan dalam surat keputusan Gubernur telah ditetapkan syarat penerima santunan ahli waris COVID-19.

Selanjutnya, kata dia, masing-masing penerima santunan ahli waris COVID-19 yang telah terverifikasi dan divalidasi berhak menerima santunan sebesar Rp 10 juta setelah diberikannya SK Gubernur.

Mengenai teknis penyaluran dana santunan, Dinsos Kaltim telah menggandeng Bank BPD Kaltim di masing-masing kabupaten/kota. “Maunya kita langsung untuk penyaluran, tapi teknis penyaluran itu pihak bank. Kalau uangnya tidak ada masalah karena dari Pemprov ditransfer ke BPD. Tapi nanti kalau yang datanya tidak masuk diverifikasi, maka akan dikembalikan. Kecuali nanti ada isyarat lagi untuk dibuka, ya kita buka,” katanya saat ditemui awak media di kantornya, Senin 13 Desember 2021.

Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos Kaltim Ahmad Rasyidi menerangkan bahwa anggaran yang disiapkan untuk santunan ahli waris COVID-19 lebih dari Rp 42 miliar. Pihaknya telah melaksanakan validasi data penerima yang kemudian diajukan untuk pembuatan SK Gubernur.

Dikatakannya, dari data yang ada, beberapa calon penerima ternyata masih ada yang belum melengkapi dokumen yang dipersyaratkan. Untuk itu, Dinsos Kaltim masih memberikan tenggat hingga tanggal 15 Desember 2021 untuk melengkapi data.

“Jadi, jika sampai batas akhir jika tidak dilengkapi, maka akan kita kembalikan ke kas negara,” pungkasnya.

Penulis: Ningsih

Editor: MH Amal

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU