src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda resmi mengangkat 1.300 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun anggaran 2024. Langkah ini merupakan bagian dari upaya serius dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik Samarinda. Pada acara yang berlangsung di Gor Segiri, Senin (28/4/2025), Wali Kota Samarinda, Andi Harun, secara langsung menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada para pegawai baru tersebut.
Dalam proses pengangkatan ini, komposisi PPPK terdiri dari 178 guru, 151 tenaga kesehatan, dan 971 tenaga teknis. Ketiga sektor ini dinilai strategis untuk memperkuat birokrasi dan pelayanan publik di berbagai bidang di Samarinda.
Dalam sambutannya, Andi Harun menegaskan bahwa pengangkatan ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah untuk mempercepat pencapaian tujuan strategis nasional sekaligus memperkokoh fondasi pemerintahan yang profesional. Ia menekankan penerapan nilai-nilai ASN “berAKHLAK” — akronim dari Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif — sebagai panduan kerja utama.
“PPPK dan seluruh ASN harus mampu menerapkan nilai-nilai berAKHLAK dalam setiap tindakan dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Ini bukan sekadar slogan, melainkan fondasi karakter birokrasi yang kita bangun,” ujar Andi Harun tegas.
Tak hanya itu, dalam pidatonya, Wali Kota juga mengutip tokoh terkenal John Ruskin. Menurutnya, penghargaan tertinggi bagi seorang pegawai bukanlah pada apa yang diperoleh, melainkan seberapa besar ia berkembang melalui kerja kerasnya.
“Kerja keras dan pengembangan kapasitas diri harus menjadi budaya baru dalam birokrasi kita. Dengan begitu, kita tidak hanya melayani masyarakat lebih baik, tetapi juga menjadi pribadi yang terus bertumbuh,” tambahnya.
Acara penyerahan SK ini berlangsung penuh semangat, dihadiri oleh ratusan PPPK yang didampingi keluarga mereka. Suasana haru dan bangga tampak jelas menghiasi wajah para pegawai baru yang kini mengemban tanggung jawab besar sebagai abdi negara.
Andi Harun juga menaruh harapan besar agar para PPPK mampu berkontribusi maksimal dalam mendorong pembangunan Samarinda menuju kota maju, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan kota sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya.
“Mari bersama kita wujudkan Samarinda sebagai kota yang bukan hanya berkembang secara fisik, tetapi juga berdaya dalam layanan publik dan tata kelola pemerintahan,” pungkasnya.
Pengangkatan 1.300 PPPK ini merupakan bagian dari langkah besar reformasi birokrasi yang dicanangkan Pemerintah Kota Samarinda. Menurut data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Samarinda, kebutuhan akan tenaga teknis, pendidikan, dan kesehatan meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan tuntutan pelayanan publik yang lebih baik.
Dengan tambahan tenaga baru ini, diharapkan berbagai kekosongan posisi strategis dapat segera terisi, terutama di bidang pendidikan dasar, layanan kesehatan masyarakat, serta layanan teknis yang mendukung administrasi pemerintahan.
Salah satu penerima SK, Ahmad Hidayat, tenaga teknis di bidang IT, mengaku bangga sekaligus bersemangat menjalani amanah barunya. “Kami siap bekerja sepenuh hati untuk mendukung visi besar kota ini. Dengan semangat berAKHLAK, kami yakin bisa memberikan perubahan positif,” ujarnya.
Artikel Asli baca di rri.co.id
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim