src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
lustrasi: Warga berjalan dan berfoto di Taman Kusuma Bangsa, Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nz/pri. HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Di tengah geliat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, justru memilih jalur hijau untuk menarik wisatawan: mengembangkan wisata alam susur Sungai Waru Tua di Kecamatan Waru, dengan mengedepankan konservasi satwa endemik khas Kalimantan.
Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, menegaskan komitmen daerahnya untuk menjadikan kawasan ini sebagai destinasi wisata berbasis pelestarian lingkungan.
“Pemerintah kabupaten berkomitmen mengembangkan wisata alam berbasis pelestarian ekosistem endemik khas Kalimantan,” ucapnya, dikutip dari Antaranews Kaltim, Selasa (30/7/2025).
Sungai Waru Tua bukan sekadar aliran air biasa. Di sepanjang tepian sungainya, hidup salah satu primata paling ikonik dan langka di Indonesia: Bekantan, si monyet berhidung panjang yang menjadi simbol kekayaan hayati Kalimantan.
Wisata susur sungai yang dirancang Pemkab Penajam bukan hanya sekadar menawarkan panorama. Di balik rimbunnya pepohonan, pengunjung berpeluang menyaksikan langsung habitat alami Bekantan. Bukan di kebun binatang, tetapi di rumah aslinya: hutan rawa Kalimantan.
“Suasana sepanjang Sungai Waru Tua pasti jadi daya tarik dengan flora dan fauna khas Kalimantan,” ujar Mudyat.
Lebih dari sekadar wisata, program ini menitikberatkan pada keberlanjutan. Aktivitas pariwisata dirancang agar tidak mengganggu keseimbangan ekosistem. Setiap elemen—dari penyedia jasa, pengunjung, hingga pemerintah—diminta memperhatikan aspek konservasi.
“Pelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem harus menjadi prioritas. Aktivitas pariwisata tak boleh mengganggu habitat satwa endemik,” tegas Mudyat Noor.
Upaya ini juga diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat lokal sekaligus sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata yang bertanggung jawab.
Artikel Asli baca di antaranews.com
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya