src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Waspada! Ini Bahaya Minum Air Sambil Berdiri bagi Kesehatan

Waspada! Ini Bahaya Minum Air Sambil Berdiri bagi Kesehatan

2 minutes reading
Friday, 17 Oct 2025 10:47 204 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO – Kebiasaan minum air sambil berdiri tampak sepele, namun ternyata bisa menimbulkan sejumlah risiko kesehatan yang jarang disadari. Para pakar medis mengingatkan bahwa cara minum yang tampaknya sederhana ini dapat berdampak negatif terhadap fungsi pencernaan dan ginjal jika dilakukan terus-menerus.

Dilansir dari RRI Kaltim, kebiasaan minum air dalam posisi berdiri dapat menyebabkan aliran air mengalir terlalu cepat ke saluran pencernaan. Kondisi ini menimbulkan tekanan tidak normal pada organ dalam tubuh, seperti ginjal dan lambung, yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan jangka panjang.

Mengapa Minum Air Sambil Berdiri Bisa Berbahaya?

Ketika seseorang minum sambil berdiri, tubuh tidak sempat menyesuaikan aliran cairan yang masuk. Air yang mengalir terlalu cepat membuat ginjal dan sistem pencernaan bekerja lebih keras, sehingga meningkatkan risiko terjadinya gangguan organ.

1. Tekanan pada Saluran Pencernaan

Aliran air yang deras dapat membuat sistem pencernaan harus bekerja ekstra untuk menyerap cairan. Pada sebagian orang, hal ini bisa memicu iritasi lambung atau gangguan penyerapan cairan.

2. Risiko Gangguan Ginjal dan Batu Ginjal

Ketika air masuk terlalu cepat ke ginjal, organ tersebut dapat terbebani. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini berpotensi meningkatkan risiko gangguan ginjal atau pembentukan batu ginjal.

3. Gangguan Pencernaan

Beberapa orang mengeluhkan gejala seperti mulas, kembung, atau rasa tidak nyaman di perut setelah sering minum air sambil berdiri. Ini disebabkan karena air tidak terserap secara optimal oleh tubuh.

4. Ketidakseimbangan Cairan Tubuh

Air yang diminum dengan cepat dapat membuat tubuh kesulitan menyeimbangkan kadar garam dan elektrolit, terutama jika diminum dalam jumlah besar sekaligus.

Tips Minum Air yang Sehat

Agar manfaat air tetap optimal, pakar kesehatan menyarankan beberapa langkah sederhana berikut:

  • Duduk atau condongkan tubuh saat minum. Cara ini membantu air mengalir perlahan dan lebih mudah diserap tubuh.
  • Minum secara perlahan, jangan tergesa-gesa. Hindari meneguk air dalam jumlah besar sekaligus.
  • Perbanyak frekuensi, kurangi volume. Lebih baik minum sedikit-sedikit namun sering daripada banyak sekaligus.
  • Perhatikan kondisi tubuh. Jika muncul gejala seperti nyeri pinggang, mulas, atau frekuensi buang air kecil tidak wajar, segera konsultasikan ke tenaga medis.

Dengan membiasakan cara minum air yang benar, tubuh dapat menyerap cairan lebih efektif dan menjaga kesehatan organ vital seperti ginjal dan lambung.

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

LAINNYA
x