src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, KUTAI TIMUR – Saat ditemui media di Sekretariat DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kawasan area sentra perkantoran pemerintah Bukit Pelangi, Sangatta Selasa (15/11) 2022 yang kebetulan bersamaan anggota Dewan H Adi Sutianto dan Jimmi, ST tengan cofe break sebelum mengikuti hearing Badan Anggaran (Banggar) secara tertutup keduanya langsung kompak menginformasikan ke wartawan dalam waktu dekat akan turun reses.
Untuk itu jurnalis menanyakan kepada kedua dewan itu, terkait kesiapannya memimpin resesnya?
“Reses merupakan sarana penting bagi kami berdua dan suatu kewenangan anggota dewan untuk berkewajiban melaksanakannya terutama untuk mendengarkan langsung seputaran permasalahan lingkungan utamanya yang dapat diusulkan untuk dapat diperjuangkan nantinya,” terang Adi Sutianto.
Lantas aspirasi apa saja yang diajukan melalui Adi Sutianto ? “Dari pengalaman reses – reses sebelumnya kebanyakan pembangunan beragam sarana umum seperti peningkatan akses jalan, drainase. Akan tetapi saya lebih fokus dalam pembangunan saluran drainase dalam mengatasi permasalahan banjir yang sering mendera Kutim. Hal ini dipicu lantaran sistem normalisasi sungai yang belum terkelola dengan baik serta pembangunan drainase yang dirasakan kurang maksimal,” jelas legislatif dari parpol Golkar itu.
Sementara sesama rekan dewan lainnya Jimmi, ST politisi dari PKS saat turun reses usulan tidak jauh berbeda seperti yang diutarakan rekannya Adi Sutianto. “Semua usulan dalam reses memang muaranya akan kebutuhan skala prioritas seperti prasarana yang kesemua point – point usulan tadi sangat penting dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya menambahkan.(adv/rin)