29.2 C
Samarinda
Wednesday, December 8, 2021

Usai Rapat ‘Panas”, Mata Sarkowi Berkaca-kaca Saat Menjelaskan Perihal PAW Makmur   

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Dengan mata berkaca-kaca dan raut wajah kelelahan, Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry keluar dari ruang rapat Gedung E lantai 1 DPRD Kaltim.   

Awak media sudah menantinya sejak siang hingga berakhirnya rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kaltim malam hari. Rapat berlangsung hingga lima jam dengan suasana yang menegangkan, Rabu kemarin.  

Anggota DPRD Kaltim Dapil Kukar ini mengaku terbawa suasana rapat Banmus terkait usulan pengajuan jadwal pembacaan surat terkait PAW Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK kepada koleganya sesama kader Beringin, Hasanuddin Mas’ud.  

Rapat Banmus berjalan sangat alot dan panas. Fraksi Golkar ngotot dimasukkannya jadwal dalam Banmus terkait PAW tersebut. Rapat berlangsung tertutup. Terdengar suara-suara para politisi Golkar di ruang Banmus dengan intonasi tinggi.  “Maaf, saya terbawa suasana tadi di dalam,” kata Sarkowi kepada wartawan.   

Terkait dengan penjadwalan pengumuman surat keputusan PAW Makmur HAPK kepada Hasanuddin Mas’ud sebagai Ketua DPRD Kaltim, dikatakannya, akan dibuat tetantif bersamaan dengan sidang Paripurna DPRD Kaltim.  

Selain itu, kata dia, PAW akan dapat dilaksanakan jika pimpinan DPRD Kaltim telah menerima keputusan hasil gugatan Makmur HAPK dari Mahkamah Partai Golkar. 

 “Ini kan paripurna terkait dengan perubahan anggaran karena sampai sekarang anggaran masih menunggu dari pemerintah. Jadi waktunya di situ, masih berbasis waktu. Tapi, ketika nanti pembahasan Paripurna untuk anggaran perubahan tetap dilaksanakan, dengan catatan sudah ada keputusan Mahkamah Partai Golkar. Tapi, kalau Paripurna itu tidak dilaksanakan terkait perubahan, maka dilaksanakan atau diagendakan pada paripurna berikutnya,” bebernya. 

Ditambahkannya, berdasarkan hasil kesepakatan pada rapat Banmus, PAW akan dilakukan setelah proses persidangan yang masih berjalan di Mahkamah Partai Golkar tuntas. 

“Karena ada proses di Mahkamah Partai yang sedang berjalan, beliau, Pak Makmur meminta untuk menunggu dulu sampai keputusan Mahkamah Partai inkrah. Jadi, kalau sudah ada keputusan Mahkamah Partai  ternyata Pak Makmur menang, ya batal lah tidak jadi diagendakan pergantian itu. Tapi kalau kalah, tetap otomatis berlaku jadwal itu,” terangnya. 

  “Maksudnya  jadwalnya tidak berbasis waktu, di situ tidak ada agenda paripurna tunggal, jadi paripurna terkait APBD-P 2021 dicantolkan di situ (pengesahan APBD-P tahun 2021, Red). Kalau di situ juga tidak terlaksana, maka dilaksanakan ke paripurna berikutnya,” sambung anggota DPRD yang juga aktif mengajar di salah satu Perguruan Tinggi ternama di Samarinda ini.  

Diakui Sarkowi, Fraksi Golkar DPRD Kaltim saat ini berada dalam posisi yang tidak nyaman karena belum terlaksananya PAW. Namun, dirinya yakin, Makmur HAPK dapat legowo menerima keputusan partai.  

 “Satu sisi perintah partai, satu lagi senior kita. Jadi, bagaimanapun yah… (menarik nafas). Alhamdulillah, beliau bisa menerima. Kita sudah melalui perdebatan, komunikasi, saling pengertian dan akhirnya beliau menerima. Semoga saja kebesaran hati beliau bisa dibuktikan juga untuk mengikuti arahan dari Partai Golkar, karena beliau kan masih sebagai kader Golkar. Kalau seandainya beliau tidak legowo, artinya tidak diagendakan. Beliau sudah melalui penyampaian pendapat dari anggota Fraksi, sudah disampaikan juga reasoning-nya dan beliau menerima” pungkasnya. 

Penulis: Ningsih 

Editor: MH Amal 

Komentar

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU