src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
HM Sa’bani. (Ningsih)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – HUT ke-22 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kaltim diperingati secara sederhana di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Jumat 10 Desember 2021.
Ketua DWP Kaltim Liza Febriani Sa’bani mengatakan pada HUT ke-22, DWP Kaltim memfokuskan pada kemampuan pelaku usaha dan UMKM, khususnya ibu-ibu Dharma Wanita dalam mempertahankan usahanya di masa pandemi.
Berbagai kegiatan dilaksanakan untuk memperingati HUT ke-22 DWP Kaltim, mulai dari kegiatan bakti sosial, gelaran pameran hingga wisata kuliner dengan menggandeng beberapa OPD di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim sebagai mitra DWP Kaltim.
“Fokus tujuan adalah meningkatkan ekonomi, UMKM dalam menghadapi pandemi. Sekaligus sebagai pengingat bahwa perempuan mampu berdaya saing secara global,” ucapnya.
Pembina DWP Kaltim HM Sa’bani menyampaikan apresiasinya terhadap peran yang diberikan oleh Dharma Wanita dalam mendukung para suami berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov Kaltim.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim itu mengingatkan kepada seluruh ibu-ibu Dharma Wanita untuk tidak ikut campur urusan pekerjaan suami.
“Ibu Dharma Wanita harus ikut mendukung, jangan merecoki tugas suami. Urusan rumah tangga adalah urusan ibu, urusan kantor jangan ikut repot. Ibu Isran tidak pernah merecoki urusan kantor. Sama, istri saya tidak pernah tahu ada rahasia kantor, dia tidak merecoki. Kepala Badan jangan biarkan istri merecoki urusan kantor, itu bisa menggangu urusan kantor dalam hal pengambilan keputusan. Tapi peran istri juga diperlukan,” katanya.
“Intinya ibu-ibu jangan terlalu dikaitkan dengan masalah kantor, karena masalah kantor dinamikanya luar biasa, cobaannya luar biasa. Oleh itu saya mengharapkan seluruh anggota Dharma Wanita memahami peranan ini karena kinerja dan produktivitas suami sangat dipengaruhi kondisi rumah tangga,” sambungnya.
Penulis: Ningsih
Editor: MH Amal