23.9 C
Samarinda
Sunday, May 16, 2021

Terbelah 3 Bagian, Seluruh Kru KRI Nanggala 402 Gugur

HEADLINEKALTIM.CO, BALI – Seluruh kru KRI Nanggala 402 dipastikan gugur. Kapal selam tersebut terbelah tiga bagian berdasarkan pengindraan bawah air.

Hal itu diungkap Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto setelah citra bawah air KRI Rigel dan ROV kapal MV Swift Rescue dari Singapura, yang mencari kapal selam buatan Jerman itu menemukan bukti otentik.

Bukti yang ditemukan yakni kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan.

Kemudian, kemudi selam timbul, bagian kapal yang lain termasuk baju keselamatan awak kapal MK 11.

“Berdasarkan bukti-bukti otentik tersebut, dapat dinyatakan, bahwa KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur,” kata Hadi, dalam jumpa pers di Bali, Minggu 25 April 2021 dilansir dari kompas.com.

Panglima TNI menyampaikan belasungkawa atas kejadian ini, terutama kepada keluarga para awak kapal selam tersebut.

“Atas nama prajurit dan keluarga besar TNI saya sampaikan rasa dukacita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga prajurit yang gugur,” kata Hadi.

Diberitakan sebelumnya, KRI Nanggala-402 dinyatakan hilang pada Rabu 21 April 2021.

Kapal buatan Jerman ini dinyatakan hilang kontak saat melakukan latihan menembak torpedo di laut utara Bali.

Kemudian setelah dilakukan pencarian, Sabtu 24 April 2021) dinyatakan tenggelam.

Hal tersebut setelah ditemukan sejumlah serpihan bagian KRI Nanggala-402.

TIGA BAGIAN KAPAL

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono mengungkapkan kronologis ditemukannya tiga bagian KRI Nanggala-402 di kedalaman 830 meter.

Tiga bagian kapal ini ditemukan di utara perairan Bali, pada Minggu (254/2021) dini hari.

Ia menuturkan, bagian kapal ini ditemukan oleh KRI Rigel dengan menggunakan alat multi beam echo sounder.

Melalui alat itu, pukul 01.00 Wita berhasil melakukan kontak di bawah air di sekitar posisi jatuhnya kapal selam.

Baca Juga  Siswo Widodo Jabat Komandan Pangkalan TNI AL Balikpapan

“Melakukan kontak bawah air di sekitar posisi datum atau saat tenggelamnya KRI Nanggala pada kedalaman 830 meter,” kata Yudo.

Untuk memastikannya lagi, maka diturunkan remote operation vehicle (ROV) milik kapal Singapura MV Swift Rescue, pukul 07.37 Wita.

Lalu pada pukul 09.04 Wita, ROV Singapura mendapat visual pada posisi 07′ 48′ Selatan dan 114′ 51″ Timur dari datum tempat tenggelamnya KRI Nanggala beejarak 1.500 yard arah selatan pada kedalaman 830 meter.

Baca Juga  Minta “Begituan”, Pria Ini Hantam Wanita Penghuni Warung Kopi dengan Palu, Ternyata Incar Perhiasan

Dari foto visual itu nampak KRI Nanggala-402 tenggelam menjadi tiga bagian.

“Selain itu, ROV ini juga mampu mengangkat pakian penyelamat MK-11 yang diambil menggunakan penjepit,” kata dia.

“Ini terdapat bagian dari KRI Nanggala. Jadi, di sana KRI Nanggala terbelah menjadi 3 bagian,” kata dia.

Yudo juga mengatakan, dengan tenggelam pada kedalaman 830 meter, maka sangat kecil kemungkinan ABK dapat diselamatkan.

“Mereka menjadi korban dalam kejadian ini,” kata dia.

Adapun bagian-bagian kapal yang nampak yakni kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan, kemudi selam timbul, bagian kapal yang lain termasuk baju keselematan awak kapal MK 11.

Diberitakan sebelumnya, KRI Nanggala-402 dinyatakan hilang pada Rabu 22 Aprik 2021.

Kapal buatan Jerman ini dinyatakan hilang kontak saat melakukan latihan menembak torpedo di laut utara Bali.

Kemudian setelah dilakukan pencarian, Sabtu 24 April 2021 dinyatakan tenggelam
Kemudian hari ini dinyatakan seluruh ABK gugur.(*)

Artikel ini tayang di kompas.com, Minggu 25 April 2021 dengan judul Kronologi Ditemukannya 3 Bagian KRI Nanggala-402 dan Seluruh Awaknya Dinyatakan Gugur..

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar