src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kepala Badan Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti. (Foto: Andri)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Memasuki tahun politik, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar meminta kepada pemerintah kecamatan untuk memaksimalkan peran Forum Pembauran Kecamatan (FPK).
“Sudah ada FPK, dimaksimalkan saja perannya,” sebut Kepala Badan Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti, Sabtu 10 Juni 2023.
Rinda menyebut, peran yang bisa diambil FPK adalah membangun komunikasi secara intens antarsuku yang ada di kecamatan sehingga meminimalkan potensi gesekan atau konflik.
“Misalnya, suku di kecamatan Muara Kaman ada delapan suku, ini bisa dilakukan koordinasi dan komunikasi delapan suku tersebut. Bisa dilakukan sebulan sekali atau dua kali pertemuan,” sebutnya.
Kata dia, Kesbangpol Kukar juga akan terus menyosialisasikan dan mengedukasi kepada para pelajar terkait partisipasi politik dan tahapan Pemilu 2024.
“Pelajar belum tentu tahu kapan Pemilu 2024 nanti, tapi tahu dengan Hari Valetine, padahal Pemilu 2024 dilaksanakan pada 14 Februari,” ungkap Rinda.
Rinda juga berpesan ke masyarakatagar berhati-hati untuk mengonsumsi informasi via media sosial. Jangan mudah percaya dan menyebarkan kabar yang belum terkonfirmasi.
“Jika kita tidak bisa memfilter atau mencerna info yang ada di medsos, bisa terjurumus ke info hoaks atau berita fitnah,” ucap mantan Ketua KPU Kukar ini.(Andri/*)