24.9 C
Samarinda
Friday, January 21, 2022

Tahun Depan Insentif PNS PPU Berganti Tukin

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Insentif pegawai negeri sipil (PNS) atau Tunjangan Perbaikan Pegawai (TPP) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai awal tahun 2022 akan ditiadakan.

Namun, digantikan dengan tunjangan berbasis kinerja atau tukin. Ini dikatakan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten PPU, Khairudin.

Bergantinya TPP menjadi tukin ini sedang dalam penyusunan. Dimana, formulasi penghitungan tukin akan mengacu dari prestasi dan beban kerja. Hal itu berbeda dengan pemberian TPP yang hanya dinilai berdasarkan golongan kepangkatan.

“Nantinya, besaran tukin sesuai kelas jabatan melalui capaian prestasi dan beban kerja,” ujar Khairudin, Jumat 26 November 2021.

Dijelaskan Khairudin, nilai prestasi kerja para ASN dalam mendapatkan tukin sebesar 60 sampai 70 persen. Sedangkan bobot beban kerja antara 30 sampai 40 persen. Dua komponen tersebut bakal diterapkan pada seluruh jenjang jabatan, mulai dari Sekda sampai ke tingkat jabatan pelaksana.

“Beban kerja diukur berdasarkan uraian jabatan, sedangkan Prestasi kerja itu bisa diukur berdasarkan kehadiran. Misalnya, yang bertugas di administrasi surat masuk akan dihitung berapa jumlah surat yang masuk. Nanti akan dihitung berapa capaian persentasi kerja dan beban kerja, hasil akumulasi itu bisa dilihat berapa tukin yang didapatkan setiap bulan,” ungkapnya.

“Pada penerapannya, tukin juga untuk mencegah terjadinya kelebihan pegawai. Jika terjadi hal demikian, maka pegawai akan dipindahkan ke instansi lain,” sambung Khairuddin.

Dia menuturkan, apabila mengacu pada besarannya, nilai tukin lebih tinggi daripada insentif. Meski begitu, pemberian tukin sebagai bentuk apresiasi kinerja pegawai dengan tetap mengacu pada kondisi keuangan daerah.

“Yang belum rampung penyusunannya adalah terkait uraian jabatan. Nah itu yang masih kita rumuskan,” pungkasnya.

Penulis: Teguh

Editor: MH Amal

Komentar

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU