src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Sumber Air Bahan Baku IPA Bekotok Keruh, Perumda Tirma Punya Trik Khusus

Sumber Air Bahan Baku IPA Bekotok Keruh, Perumda Tirma Punya Trik Khusus

2 minutes reading
Monday, 29 Jan 2024 15:06 368 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Sudah hampir dua pekan ini, sumber bahan baku air Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Bekotok, kondisinya berwarna keruh kemerahan. Hal ini dikarenakan adanya aktivitas normalisasi sungai Tenggarong.

“Sumber air bahan baku keruh ini karena ada aktivitas program normalisasi Sungai Tenggarong, sehingga airnya bercampur lumpur dalam jumlah yang banyak, belum lagi tanaman rawa dan sungai juga dalam jumlah yang banyak,” sebut Dirut Perumda Tirma, Suparno, Senin 29 Januari 2024.

Untuk mengatasi masalah air keruh akibat normalisasi sungai Tenggarong, beberapa upaya dilakukan Perumda Tirta Mahakam (Tirma) Kukar. Salah satunya, interkoneksi dengan IPA Sukarame yang bahan baku utamanya dari Sungai Mahakam.

Sumber air sungai Tenggarong yang tidak baik, memaksa menurunkan produksi di IPA Bekotok. Upaya pembersihan sumber air ini juga dilakukan dengan melibatkan kelompok masyarakat, seperti BPBD dan Forum Kelurahan.

“Jadi kita bawa air bersih dari IPA Sukarame ke IPA Bekotok. Kita ingin tetap memberikan layanan air bersih ke masyarakat, jangan sampai berhenti,” sebutnya.

Jika tidak diturunkan produksi air bersih di IPA Bekotok, maka treatment pembersihan akan terlalu banyak memakai bahan kimia, serta biaya yang lumayan besar.

Kondisi bahan baku air bisa terbantu, jika alami hujan, secara perlahan lumpur dan tanaman rawa akan terbawa arus keluar sedikit demi sedikit. PDAM tidak mengetahui secara pasti, sampai kapan pekerjaan normalisasi sungai Tenggarong, berakhir.

“Setelah normalisasi sungai Tenggarong, akan memberikan dampak positif terhadap produksi air bersih di IPA Bekotok,” ujarnya.

Distribusi air bersih yang bersumber dari Bekotok, memberi dampak selain air yang diterima tidak jernih dominan kemerahan, serta distribusi juga alami gangguan, seperti pelanggan Kelurahan Maluhu, sebagian Loa Ipuh serta jalan Gunung belah.

“Kami juga siap mendistribusikan air bersih secara gratis, jika ada yang meminta air bersih, lebih mudah jika dikoordinir. Selain itu, bisa juga dimaksimalkan distribusi air dari IPA KM 14 Jahab, yang sumbernya bukan dari sungai Tenggarong,” pungkasnya.

Penulis: Andri

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x