28.3 C
Samarinda
Minggu, Agustus 1, 2021

Sudah Tiga Hari, Nenek yang Hilang di Jalan Tambang Bukuan Belum Ditemukan

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Memasuki hari ketiga, Tim Basarnas terus menyisir jalur hauling tambang Bukuan Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kaltim, lokasi Nenek Sewa (65) dilaporkan hilang.

Keluarga korban dan warga sekitar telah melakukan pencarian sejak nenek tersebut dilaporkan menghilang pada hari Selasa 10 September 2020 lalu. Namun, belum membuahkan hasil. Tim Basarnas akhirnya dikerahkan untuk membantu.

“Sudah dua malam mencarinya dibantu warga. Sebatas kemampuan kita saja mencari dengan berjalan kaki beberapa kilo meter. Tapi tidak ketemu,” kata David Firdaus, besan dari Nenek Sewa.

Dikatakan David, daerah diduga lokasi hilangnya nenek sewa kondisinya tak ada lagi hutan lebat. Hanya berupa ladang atau kebun warga.

Tim Basarnas mengerahkan kendaraan truk personel, rescue car, motor trail, alat komunikasi berupa telpon satelite dan peralatan jungle. Kendala dihadapi tim pencari adalah daerah vegetasi rumput yang sangat rapat.

Di lokasi, cukup banyak jalan hauling tambang batubara yang memungkinkan seseorang bisa berjalan kaki menembus kampung Balik Buaya ke kampung Bentuas.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polresta Kota Samarinda terkait informasi identitas nenek yang hilang agar disebar ke warga.

“Karena korban diperkirakan sudah masuk di wilayah penduduk yang cukup ramai. Operasi pencarian kami kini fokuskan untuk penyebaran informasi atas korban kepada seluruh warga dalam radius 5 – 8 kilometer di area korban hilang. Yaitu di sepanjang jalan Al Hasnie,” kata Melki, Sabtu 12 September 2020.

Selain itu, tim Basarnas juga tetap melakukan pencarian di sekitar lokasi terakhir korban terlihat oleh saksi di jalan hauling tambang batu bara.

Penulis: Amin

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar