src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Siswa SMKN 1 Tenggarong yang sedang menjalani Prakerin di beberapa hotel dan restoran yang ada di Kaltim dan Jogjakarta.(sumber : Ist/Suparno Ghofar)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Siswa SMKN 1 Tenggarong jurusan Perhotelan dan Tata Boga Kuliner menjalani praktek kerja industri (Prakerin) di beberapa hotel di Kaltim dan Jogjakarta. Mereka bahkan mendapat tawaran bekerja di kapal pesiar milik Cina dan Jepang.
“Ada tawaran bagi siswa kami bekerja di kapal pesiar Cina dan Jepang,” sebut guru BK SMKN 1 Tenggarong, Suparno Ghofar, Jumat 15 Desember 2023.
Sebanyak 150 siswa jurusan Perhotelan dan Tata Boga Kuliner menjalani Prakerin di hotel yang ada di Samarinda seperti Aston, Bumi Senyiur, Fugo hingga hotel yang ada di Balikpapan dan Jogjakarta.
“Kemungkinan tawaran tersebut berasal dari jaringan perhotelan yang ada di tanah air. Lulusan SMK jurusan Perhotelan dan Tata Boga Kuliner, selain bisa bekerja di hotel atau restoran, kan bisa bekerja di kapal pesiar,” jelasnya.
Materi Prakerin yang diujikan seperti penyajian beragam menu pembuka utama dan menu penutup serta pengetahuan seluk beluk manajemen perhotelan lainnya.
Sementara, untuk bekerja di kapal pesiar Cina dan Jepang, memang harus menjalani proses seleksi. “Kesiapan apakah siap bekerja di luar negeri dalam jangka waktu yang lama, hingga kemampuan mahir bahasa Cina dan Jepang, serta ada izin dari kedua orang tua,” ungkapnya.
Humas SMKN 1 Tenggarong, Stevanus juga membenarkan soal tawaran bekerja di kapal pesiar bagi siswanya. “Nanti akan kami tindak lanjuti dengan kepala jurusan masing-masing,” ungkapnya.
Demi peningkatan kualitas lulusan SMKN 1, manajemen sudah lakukan sinkronisasi penguatan kurikulum berbasis industri. “Untuk penguatan lulusan, juga ada perubahan masa prakerin, yang sebelumnya 3 bulan menjadi 6 bulan,” ucapnya.(Andri)