src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Seorang Perempuan Ditemukan MD dalam Keadaan Mengapung di Perairan Adang Bay

Seorang Perempuan Ditemukan MD dalam Keadaan Mengapung di Perairan Adang Bay

2 minutes reading
Thursday, 5 Mar 2026 11:07 7 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, TANA PASER – Peristiwa perempuan tenggelam Adang Bay kembali menyita perhatian publik setelah Tim SAR Gabungan menemukan korban atas nama Puji alias Dgai (50) dalam kondisi meninggal dunia. Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang di Muara Sungai Telake, Desa Maruat, Kecamatan Long Kali, akhirnya ditemukan mengapung di perairan laut pada Rabu, 4 Maret 2026.

Dilansir dari RRI Samarinda, korban yang merupakan perempuan asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, sempat dinyatakan hilang sejak Senin, 2 Maret 2026 malam. Laporan awal diterima sekitar pukul 23.04 Wita setelah perahu ketinting yang ditumpanginya terbalik akibat ombak cukup kencang di Muara Desa Maruat.

Kasus perempuan tenggelam Adang Bay ini bermula sekitar pukul 20.00 Wita saat korban menumpangi perahu ketinting bersama seorang pria. Perahu tersebut dilaporkan terbalik di muara sungai. Penumpang laki-laki berhasil menyelamatkan diri, sementara korban perempuan terseret arus dan hilang.

Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo melalui Kasatpolairud Polres Paser, AKP Andi Ferial, menjelaskan bahwa sekitar pukul 10.00 Wita, Call Center Satpolairud menerima laporan dari petugas UPP Kelas II Tana Paser terkait adanya jenazah mengapung di Perairan Adang Bay.

“Penemuan awal dilaporkan oleh kru kapal FC Mitra Pacific, selanjutnya ditindaklanjuti oleh personel Satpolairud Polres Paser bersama unsur SAR gabungan yang terdiri dari TNI AL, UPP Kelas II Tana Paser, Polsek Long Kali, Basarnas, BPBD, Damkar, serta tim PT Kideco Jaya Agung, PT Contrans Asia dan masyarakat,” ujar AKP Andi.

Dalam operasi pencarian perempuan tenggelam Adang Bay, titik penemuan berada di koordinat 01°44’152” S – 116°37’426” E, atau sekitar 10,18 mil laut dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam. Setelah menerima informasi tersebut, Tim SAR Gabungan segera bergerak menuju lokasi.

Sekitar pukul 13.25 Wita, jenazah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi menggunakan speed boat Sera Bravo. Proses evakuasi perempuan tenggelam Adang Bay tersebut selesai pada pukul 14.40 Wita, kemudian jenazah dibawa ke Desa Maruat untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Pihak keluarga menerima kejadian perempuan tenggelam Adang Bay ini sebagai musibah. Mereka menyatakan tidak akan melanjutkan proses hukum serta menolak dilakukan pemeriksaan medis terhadap jenazah.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x