src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno AjiHEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji menepis informasi yang menyebut, bahwa ditundanya rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Kaltim pada hari ini dikarenakan tidak kuorumnya jumlah anggota Banggar yang hadir rapat.
Padahal, rapat yang dijadwalkan dilaksanakan di ruang rapat Gedung E lantai 1 Kantor DPRD Kaltim ini sangat penting, karena membahas tentang KUA-PPAS tahun anggaran 2023.
“Sebenarnya bukan tidak kuorum, tapi kurang mewakili. Sebenarnya sah-sah saja dan jumlahnya 6 orang, tapi kami berharap bisa lebih menggali potensi itu. Kita selesaikan rapatnya dan kita akan mulai rapat nanti di hari Senin,” ujarnya ditemui awak media, Selasa sore 2 Agustus 2022.
Terkait dengan angka-angka yang diusulkan untuk APBD Murni 2023, Politisi dari partai Gerindra ini menyebut, bahwa belum ada angka yang pasti, karena masih dalam pembahasan bersama dengan TAPD Provinsi Kaltim.
Kendati demikian, kata dia, pihaknya berharap ada tambahan angka yang sebelumnya sempat dicetuskan, dengan pertimbangan adanya kenaikan harga minyak dan pendapatan pajak kendaraan bermotor.
“Ini belum fiks. Angka pendapatan memang diproyeksikan naik, karena harga minyak naik dan pendapatan dari pajak kendaraan bermotor. Kita berharap pendapatan di 2023 besok juga akan naik. Itu yang dikelola oleh Bapeda. Mudah-mudahan Senin besok sudah ada hasilnya,” terangnya.
“Untuk anggaran yang sekarang ini kan Rp 12 triliun. Tapi kalau naik-naik bisa Rp 500 miliar sampai Rp 600 miliar. Nanti akan naik sekitar itu, cuma yang bisa digunakan menurut Bapenda Rp 150 miliar,” timpalnya.
Masih kata Seno Aji, saat ini pihaknya bersama TAPD Provinsi Kaltim masih fokus membahas mengenai APBD tahun anggaran 2023. Sementara, walaupun telah memberikan sinyal adanya APBD Perubahan tahun anggaran 2022, namun dikatakan Seno, pembahasan akan menyusul setelah pembahasan APBD Murni 2023 rampung.
“Ini kan bahas murni dulu baru ke perubahan, karena Agustus ini murni selesai. Jadi perubahan, kemungkinan minggu depan juga kita mulai, setelah murni selesai, baru kita maraton ke perubahan dan itu dipastikan ada,” pungkasnya. (Adv/Ningsih)