src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW Lengkap: Asal-Usul, Kontroversi, dan Tradisi Nusantara

Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW Lengkap: Asal-Usul, Kontroversi, dan Tradisi Nusantara

waktu baca 3 menit
Jumat, 29 Agu 2025 14:28 676 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW setiap 12 Rabiul Awal menjadi momen sakral bagi umat Islam di seluruh dunia. Tradisi ini bukan hanya bentuk penghormatan terhadap kelahiran Rasulullah, tetapi juga refleksi atas keteladanan beliau yang abadi. Namun, sejarah mencatat perayaan Maulid memiliki jejak panjang, mulai dari perdebatan asal-usul di Mesir, peran Sultan Salahuddin Al-Ayyubi, hingga akulturasi budaya yang mewarnainya di Nusantara.

Awal Mula Perayaan Maulid Nabi

Dilansir dari Liputan6, terdapat dua teori utama mengenai awal mula tradisi Maulid Nabi. Teori pertama menyebutkan perayaan ini bermula pada masa Dinasti Fatimiyah di Mesir sekitar abad ke-10 Masehi. Dinasti beraliran Syiah Ismailiyah ini menjadikan Maulid sebagai bagian dari perayaan keagamaan, termasuk memperingati hari lahir tokoh keluarga Nabi. Menurut catatan sejarawan Al-Maqrizi, Raja al-Muiz Li Dinillah disebut sebagai penguasa pertama yang menginisiasi perayaan tersebut pada abad ke-4 Hijriah.

Teori kedua berkembang pada masa Sultan Salahuddin Al-Ayyubi (1137–1193 M). Ia melihat peringatan Maulid sebagai sarana membangkitkan semangat jihad umat Islam di tengah Perang Salib. Dengan dukungan iparnya, Muzaffaruddin Gekburi, Sultan Salahuddin menggelar peringatan massal pada 1184 M yang melibatkan sayembara penulisan kisah Nabi. Dari sinilah lahir karya monumental Kitab Barzanji, yang hingga kini dibacakan dalam perayaan Maulid di berbagai belahan dunia.

Kontroversi Perayaan Maulid

Seiring berkembangnya tradisi ini, muncul perdebatan panjang di kalangan ulama.

  • Pandangan yang menolak menganggap Maulid sebagai bid’ah, karena tidak pernah dilakukan oleh Nabi atau para sahabat. Tokoh seperti Ibn Taymiyyah dan Muhammad bin Abdul Wahhab berpendapat bahwa menambah ritual baru dalam agama berpotensi menyimpang dari ajaran Islam.
  • Pandangan yang membolehkan menyebut Maulid sebagai bid’ah hasanah (inovasi baik). Ulama seperti Imam Jalaluddin as-Suyuti dan Ibn Hajar al-Asqalani melihatnya sebagai ekspresi kecintaan kepada Nabi, terutama jika diisi dengan pembacaan Al-Qur’an, shalawat, pengajian, dan sedekah.

Sejarah Maulid Nabi, Maulid Nabi Muhammad SAW, tradisi Maulid Nusantara, asal-usul Maulid Nabi, perdebatan Maulid

Tradisi Maulid di Indonesia

Di Nusantara, Maulid Nabi diperkenalkan oleh Wali Songo sejak abad ke-15 sebagai sarana dakwah. Tradisi ini kemudian berakulturasi dengan budaya lokal sehingga melahirkan beragam bentuk perayaan, antara lain:

  • Sekaten & Grebeg Mulud (Yogyakarta & Surakarta) dengan prosesi gunungan hasil bumi.
  • Endhog-endhogan (Banyuwangi), arak-arakan telur itik yang sarat makna filosofis.
  • Ancak Agung (Situbondo), kirab budaya dengan talam bambu berisi hasil bumi.
  • Bungo Lado (Padang Pariaman), tradisi “pohon uang” sebagai bentuk sedekah.
  • Maudu Lampoa (Sulawesi Selatan), perayaan di atas perahu berhias makanan dan telur.
  • Keresan (Mojokerto), menggantung hasil bumi dan kebutuhan pokok di pohon kersen.
  • Nasi Kebuli (Jakarta & Jawa Timur), tradisi kuliner khas sebagai simbol kebersamaan.

Tradisi ini membuktikan bahwa Maulid tidak hanya bernuansa spiritual, tetapi juga menjadi ruang kebudayaan yang memperkuat solidaritas masyarakat.

Nilai dan Hikmah Peringatan Maulid

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menyimpan sejumlah nilai penting:

  • Nilai Spiritual – menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi dengan memperbanyak shalawat.
  • Nilai Moral – meneladani akhlak mulia Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
  • Nilai Sosial – menjadi sarana berbagi dan memperkuat kepedulian terhadap sesama.
  • Nilai Persatuan – mempererat ukhuwah dan solidaritas umat Islam.

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

LAINNYA
x