src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Sejarah Hari Pahlawan 10 November: Mengingat Pertempuran Surabaya dan Semangat “Merdeka atau Mati”

Sejarah Hari Pahlawan 10 November: Mengingat Pertempuran Surabaya dan Semangat “Merdeka atau Mati”

2 minutes reading
Friday, 7 Nov 2025 12:50 161 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, JAKARTA – Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan para pejuang kemerdekaan Indonesia. Tanggal ini menandai keberanian rakyat dalam mempertahankan kedaulatan bangsa dari ancaman penjajah pasca-Proklamasi 17 Agustus 1945.

Dilansir dari RRI, Peringatan Hari Pahlawan berakar pada Pertempuran Surabaya, salah satu peristiwa paling menentukan dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Ribuan pejuang dan warga sipil gugur dalam pertempuran besar yang pecah pada November 1945.

Konflik ini bermula dari insiden tewasnya Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby, perwira Inggris, pada 30 Oktober 1945. Peristiwa tersebut memicu kemarahan Sekutu dan berujung pada serangan besar-besaran terhadap Surabaya beberapa hari kemudian.

Pemerintah Indonesia saat itu menyerukan rakyat untuk tetap teguh mempertahankan kehormatan bangsa. Ajakan tersebut disambut warga Surabaya yang berjuang dengan keberanian luar biasa, meski menghadapi pasukan Sekutu yang jauh lebih lengkap secara persenjataan.

Dalam pertempuran itu, Bung Tomo menjadi tokoh yang sangat menonjol. Melalui siaran radio, orasi lantangnya membakar semangat perjuangan rakyat. Pekikan “Merdeka atau Mati” menggema di seluruh penjuru kota dan menjadi simbol perlawanan terhadap upaya penjajahan kembali.

Pertempuran berlangsung selama berminggu-minggu dan menelan korban jiwa dalam jumlah besar di kedua kubu. Namun, kegigihan rakyat Surabaya menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang tidak mudah ditundukkan.

Atas dasar perjuangan heroik tersebut, pemerintah menetapkan 10 November sebagai Hari Pahlawan nasional. Penetapan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi mempertahankan kemerdekaan.

Setiap tahun, berbagai daerah di Indonesia memperingati Hari Pahlawan dengan upacara, doa bersama, dan kegiatan bertema kebangsaan. Momen ini diharapkan dapat menumbuhkan kembali semangat patriotisme, rasa persatuan, dan cinta tanah air di kalangan generasi muda.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x