src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Sejarah G30S PKI: Kronologi, Tujuan, dan Tokoh di Balik Peristiwa Kelam Bangsa

Sejarah G30S PKI: Kronologi, Tujuan, dan Tokoh di Balik Peristiwa Kelam Bangsa

waktu baca 3 menit
Selasa, 30 Sep 2025 13:24 1057 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, JAKARTA – Peristiwa Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S PKI) menjadi salah satu sejarah kelam bangsa Indonesia. Sejumlah perwira TNI Angkatan Darat gugur akibat pemberontakan yang terjadi pada malam 30 September hingga dini hari 1 Oktober 1965. Rangkuman sejarah G30S PKI, mulai dari kronologi, tujuan, hingga tokoh yang terlibat, penting dipahami agar generasi penerus tidak melupakan peristiwa kelam tersebut. Fokus utama artikel ini meliputi G30S PKI, sejarah Indonesia, kronologi pemberontakan, tujuan PKI, dan tokoh G30S PKI.

Dilansir dari CNN Indonesia, G30S PKI dipimpin oleh Dipa Nusantara Aidit (DN Aidit) selaku Ketua PKI, bersama Syam Kamaruzaman sebagai Ketua Biro Khusus PKI. Gerakan ini juga melibatkan Letkol Untung Syamsuri, Komandan Batalyon I Cakrabirawa, pasukan pengawal Presiden Soekarno. Mereka merencanakan kudeta untuk mengganti ideologi Pancasila dengan komunisme.

Kronologi G30S PKI

  • 30 September 1965
    Pasukan G30S PKI mendatangi rumah sejumlah perwira tinggi TNI AD, termasuk Jenderal Ahmad Yani, Mayjen R. Soeprapto, Mayjen S. Parman, Mayjen M.T. Haryono, Mayjen D.I. Pandjaitan, dan Mayjen Sutoyo Siswomiharjo. Mereka diculik dengan dalih dipanggil Presiden Soekarno. Beberapa ditembak di rumahnya, sementara yang lain dibawa ke markas Pondok Gede, Jakarta Timur, lalu dimasukkan ke sumur Lubang Buaya.
  • 1 Oktober 1965
    Mayor Jenderal Soeharto mengambil alih komando, mengamankan RRI dan jalur komunikasi, serta memastikan Presiden Soekarno dan Jenderal Nasution selamat.
  • 2 Oktober 1965
    Pemberontakan berhasil dipukul mundur, dan pencarian korban dilakukan.
  • 4 Oktober 1965
    Jenazah para perwira ditemukan di Lubang Buaya.
  • 5 Oktober 1965
    Seluruh korban dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, dan dianugerahi gelar Pahlawan Revolusi oleh Presiden Soekarno.

Tujuan G30S PKI

Tujuan utama G30S PKI adalah menggulingkan pemerintahan Soekarno dan mengganti ideologi negara dengan komunisme. Menurut catatan sejarah, PKI yang memiliki lebih dari 3 juta anggota ingin:

  1. Menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan menjadikannya negara komunis.
  2. Menyingkirkan TNI Angkatan Darat dan merebut kekuasaan pemerintahan.
  3. Menggantikan ideologi Pancasila dengan ideologi komunis.
  4. Mewujudkan cita-cita komunisme internasional yang selaras dengan Uni Soviet dan Tiongkok.

Tokoh-Tokoh G30S PKI

Tokoh utama di balik G30S PKI antara lain:

  • D.N. Aidit
  • Syam Kamaruzaman
  • Letkol Untung Syamsuri

Korban G30S PKI

Sepuluh tokoh militer dan sipil yang gugur dalam tragedi ini adalah:

  1. Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani
  2. Letjen TNI (Anumerta) Raden Soeprapto
  3. Letjen TNI (Anumerta) Siswondo Parman
  4. Mayjen TNI (Anumerta) Mas Tirtodarmo Haryono
  5. Mayjen TNI (Anumerta) Donald Isaac Panjaitan
  6. Mayjen TNI (Anumerta) Sutoyo Siswomiharjo
  7. Kapten Czi (Anumerta) Pierre Andreas Tendean
  8. Brigjen (Anumerta) Katamso
  9. AIP II (Anumerta) Karel Satsuit Tubun
  10. Kolonel (Anumerta) Sugiyono

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

LAINNYA
x