29.3 C
Samarinda
Wednesday, July 17, 2024

Satu Santri Ponpes yang Tenggelam di Kutai Timur Belum Ditemukan

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA–Operasi pencarian hari ketiga terhadap anak yang dilaporkan hilang di Kutai Timur belum membuahkan hasil pada Minggu 7 April 2024. Korban bernama Ahmad Rifqi (12). Operasi dimulai sejak pukul 07.15 WITA, di mana tim SAR gabungan melaksanakan pencarian dibagi menjadi dua regu.

Regu pertama melakukan pencarian di sekitar lokasi terakhir posisi korban diketahui tenggelam. Regu kedua melakukan penyisiran sungai sejauh 8 KM arah hilir menggunakan rubber boat Basarnas.

“Hingga pukul 17.55 WITA, operasi tidak membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dengan hasil pencarian sementara nihil dan operasi SAR akan dilanjutkan kembali besok,” kata Kepala Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Dody Setiawan, Minggu 7 April 2024.

Diketahui, tim SAR gabungan dari berbagai unsur berhasil menemukan satu anak yang tenggelam saat berenang di Sungai Telen, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Satu rekannya masih dalam pencarian.

“Anak yang telah ditemukan itu atas nama Ahmad Nur Ibnuariyanto, laki-laki, 14 tahun, alamat Dusun Jabdan, Desa Muara Wahau, Kecamatan Muara Wahau, Kutai Timur. Ia ditemukan dalam keadaan meninggal,” kata Koordinator Pos SAR Sangatta Bongga Losong di Sangatta, Kutai Timur, Sabtu 6 April 2024.

Sedangkan rekannya Ahmad Rifqi, beralamat Gunung Gajah Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, Kutai Timur belum ditemukan. Kedua korban berstatus santri di salah satu pondok pesantren di Kutim.

Kronologi peristiwa tersebut yakni pada Kamis 4 April 2024, sekira pukul 09.00 WITA, berdasarkan informasi dari saksi, kedua korban (Ahmad Nur Ibnuariyanto dan Ahmad Rifqi) yang merupakan santri pondok, sedang mandi dan berenang di Sungai Telen. Salah satu saksi sempat diajak oleh kedua korban, namun menolak.

Hingga Jumat pagi , lanjut Bongga, kedua korban belum kembali ke pondok pesantren, sehingga pengasuh pondok beserta rekan korban melakukan pencarian di lokasi terakhir yang dilaporkan saksi.

“Hasil pencarian, tepatnya pukul 14.30 WITA (Jumat), korban Ahmad Nur ditemukan dalam keadaan meninggal di Sungai Telen. Hingga saat ini satu korban atas nama Ahmad Rifqi masih dalam pencarian,” katanya.

Sejumlah perlengkapan yang digunakan untuk melakukan pencarian meliputi rescue car compartment (mobil penyelamatan), rescue car double cabin (mobil penyelamatan dobel kabin), perahu karet, peralatan selam, peralatan komunikasi, peralatan SAR air lengkap, dan perlengkapan medis. (amal)

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

POPULER