src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Samarinda Menuju Zona Kuning, Dinkes Minta Waspadai Penyebaran dari Kutim dan Balikpapan

Samarinda Menuju Zona Kuning, Dinkes Minta Waspadai Penyebaran dari Kutim dan Balikpapan

2 minutes reading
Monday, 21 Dec 2020 22:02 345 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA –Hari ini, Senin 21 Desember 2020 terdapat tambahan 6 kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Samarinda. Adapun angka kesembuhan meningkat tajam, mencapai 81 kasus.

Dari data harian Dinas Kesehatan Kota Samarinda hari ini,  terdapat penurunan dua kasus dibandingkan sehari sebelumnya. Sedangkan pengelompokan zona penularan COVID-19 tertinggi masih terjadi di  Kecamatan Samarinda Ulu. Tiga wilayah masuk zona oranye, yaitu Kecamatan Samarinda Utara, Kecamatan Sungai Pinang dan Kecamatan Sungai Kunjang. Sisanya, enam kecamatan sudah berada pada zona kuning.

“Samarinda Ilir, Sambutan, Palaran,  Loa Janan Ilir, Samarinda Kota, Samarinda Seberang masuk zona kuning,” ucap Plt. Kepala Dinas Kesehatan kota Samarinda Dr Ismed Kusasih, Senin 21 Desember 2020 malam.

Ismed Kusasih menjelaskan data infografis perkembangan kasus COVID-19 yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan kota Samarinda merupakan data jumlah pasien yang dirawat dan terkonfirmasi positif.

Sedangkan data infografis perkembangan kasus COVID-19 yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan provinsi, kata Ismed, berdasarkan 14 variabel penilaian.

“Pusat, melihat dari 14 variabel. Diantaranya, berapa jumlah yang dites, berapa jumlah yang positif, berapa jumlah kapasitas yang dirawat dan lain-lain. Sehingga memungkinkan untuk melihat perkembangan satu daerah,” terangnya.

Khusus di Samarinda, lanjut dia, angka terkonfirmasi kasus baru rata-rata di bawah 10 kasus sejak awal Desember 2020. Untuk itu, Ismed Kusasih mengatakan secara keseluruhan Kota Samarinda sudah mulai masuk zona kuning.

“Kita sudah di bawah 1 persen, jadi kalau dilihat berdasarkan provinsi, kita sedikit lagi zona kuning. Alhamdulillah,” ungkapnya.

Namun demikian, dia mengingatkan seluruh masyarakat untuk waspada dan berhati-hati. Pasalnya, beberapa daerah “tetangga” yaitu Kabupaten Kutai Timur dan Kota Balikpapan masih tinggi dalam hal kasus baru harian terkonfirmasi positif COVID-19.

Mengantisipasi kemungkinan munculnya lonjakan kasus baru COVID-19 di musim libur Natal dan Tahun Baru 2021, Ismed menegaskan bahwa Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 kota Samarinda telah berupaya maksimal melakukan penegakan disiplin protokol kesehatan.

“Sekarang kuncinya yang terbagus untuk mencegah, ya protokol kesehatan. Kegiatan ini sudah dimana-mana, sambil menunggu kepastian datangnya vaksin,”pungkasnya.

Penulis: Ningsih
editor: Mh amal

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

LAINNYA
x