src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Sah, Kompleks Olahraga Ini Sandang Nama Gelora Kadrie Oening

Sah, Kompleks Olahraga Ini Sandang Nama Gelora Kadrie Oening

3 minutes reading
Monday, 30 May 2022 19:19 616 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Hari ini, gelanggang olahraga stadion Madya Sempaja resmi berganti nama menjadi Gelora Kadrie Oening.

Peresmian nama itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Kaltim Isran Noor, Senin 30 Mei 2022.

Dalam sambutannya, Gubernur Isran Noor menyampaikan, sosok Kadrie Oening adalah orang yang memiliki jasa dalam pembangunan Kota Samarinda. Sang mantan Wali Kota Samarinda ini dalam sejarahnya pernah merencanakan pembangunan jembatan yang menghubungkan antara Samarinda Kota dengan Samarinda Seberang.

Namun, rencana itu tak terwujud karena besarnya anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan jembatan tersebut.

“Banyak sejarah yang belum sempat disampaikan, salah satunya Jembatan Mahakam pertama kali, tapi tidak bisa dilaksanakan. Padahal beliau sudah mendesain, letaknya di Sungai Kunjang dengan panjang 1.942 meter, lebar 48 meter dan tinggi 48 meter. Ini rencananya jadi jalan pendekat, tapi dalam perkembangan sejarah di zaman pak Gubernur Suwandi belum bisa dilaksanakan karena terbentur biaya mahal,” terang Gubernur Isran Noor.

Isran juga mengungkap fakta bahwa Kadrie Oening masih ada hubungan darah alias famili dekat dengannya. “Beliau ini sepupu dua kali saya, jadi bukan orang jauh,” katanya.

Mantan Bupati Kutim ini menilai pemberian nama Gelora Kadrie Oening sudah tepat.

“Banyak sejarah dan saya kira sudah pantas diabadikan ke infrastruktur seperti gelanggang olahraga ini. Jadi tidak diragukan lagi. Sebenarnya beliau tidak menginginkan ini,” ujarnya.

“Ini momen sejarah yang perlu dicatat kita oleh anak generasi muda kita semua. Beliau salah satu Wali Kota Samarinda yang membersihkan dari becak, sekarang kita menikmati,” sambungnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim Agustianur mengatakan, wacana  penamaan Gelora Kadrie Oening sudah ada sejak 5 tahun silam. Namun, usulan tersebut baru dapat disetujui pada tahun ini oleh Gubernur Kaltim Isran Noor.

“Sebenarnya diusulkan mulai 5 tahun lalu. Dilanjutkan dengan pertemuan para tokoh di rumah Pak Yos Sutomo, lalu kami diamanahkan oleh pak H Rusli. Kemudian direncanakan usulan pemindahan makam almarhum dari kuburan muslimin ke Taman Makam Pahlawan. Usulan itu disetujui dan pada akhir tahun lalu, kami usulkan kepada Gubernur dan disetujui beliau,” bebernya.

Dikatakannya, usulan nama Gelora Kadrie Oening sendiri bukan hanya datang dari pemerintah, tetapi juga keinginan masyarakat Kaltim.

“Agar masyarakat mengetahui, tidak semata-mata datang dari pemerintah tapi dari keinginan masyarakat melalui tokoh,” ucapnya.

Sam Ali Rahman yang merupakan kerabat dekat Kadrie Oening menyampaikan apresiasinya terhadap Gubernur Kaltim yang telah meresmikan nama Gelora Kadrie Oening.

“Kami senang dan bahagia karena nama beliau digunakan dan dikenang di Samarinda menjadi Gelora Kadrie Oening. Kami atas nama keluarga mengucapkan terima kasih dan semoga Pak Gubernur selalu sehat dan semangat membangun Kaltim yang kita cintai,” tutupnya.

Penulis: Ningsih

Editor: MH Amal

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x