src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Petugas memasang garis penanda bahaya di kawasan perumahan yang retak akibat pergerakan tanah. (iwan/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN –Sejumlah rumah warga di perumahan Polda Kaltim, di RT.37, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan retak akibat terjadi pergerakan tanah pada Rabu 3 Januari 2024 dinihari.
Selain itu, akses jalan cor yang digunakan warga di pemukiman ini untuk beraktifitas, putus dan tidak bisa dilalui.
Dari keterangan warga, Ria, kejadian ini sudah berlangsung sejak tanggal 29 Desember 2023 lalu. “Sebenarnya sudah sejak tanggal 29 Desember lalu, saya sudah tidak tempati rumah ini. Tapi tadi pagi kondisinya semakin parah,” ujarnya.
Awalnya, warga sempat mendengar suara gemuruh saat hujan deras. Dan tak lama dinding rumah mereka mulai retak, dan barang barang di dalam rumah terhambur.
Setidaknya ada 12 rumah yang retak akibat pergerakan tanah, setelah Balikpapan diguyur hujan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir. 6 diantaranya rusak cukup parah. Selain itu, ada 6 kepala keluarga yang dievakuasi dari rumah mereka.
“Pemerintah mencoba secepatnya memberikan bantuan kepada warga terdampak, seperti menutup lokasi longsor dengan terpal, dan bantuan lain, karena sifatnya bencana,” ujar camat Balikpapan Utara, Muhammad Fadli.
Selain itu, ada bantuan untuk sewa rumah bagi warga yang rumahnya rusak parah.
Untuk menghindari jatuhnya korban, warga diminta tidak mendekati lokasi kejadian, karena dikhawatirkan terjadi pergerakan tanah susulan.(iwan)
Ikuti Saluran whatsapp Headline Kaltim dan Google News Headline Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya