src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Puluhan Calon ASN Kukar Mengundurkan Diri, Dominan Tak Suka Lokasi Penempatan

Puluhan Calon ASN Kukar Mengundurkan Diri, Dominan Tak Suka Lokasi Penempatan

2 minutes reading
Tuesday, 7 Jun 2022 10:59 347 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Puluhan calon ASN beserta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang lolos seleksi melalui usulan formasi tahun 2021 mengundurkan diri.

Ada beragam alasan yang disampaikan mereka. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia(BKPSDM) Kukar menyayangkan kondisi tersebut.

“Ada 27 ASN yang mengundurkan diri di formasi 2021,” ucap Kabid Penempatan dan Pemberhentian Pegawai BKPSDM Kukar, Muhammad Iriansyah, kepada Headlinekaltim.co, Senin 6 Juni 2022.

Iriansyah menyampaikan, untuk CPNS formasi kesehatan, dari 94 orang yang diterima, mengundurkan diri sebanyak empat orang.

Untuk PPPK Kesehatan, dari 116 orang yang lulus, sebanyak 11 orang mengundurkan diri. Sedangkan untuk PPPK guru, dari 624 orang diterima, mengundurkan diri sebanyak 12 orang.

“Ada empat CPNS mengundurkan diri merupakan dua dokter gigi dan dua dokter umum, ” jelasnya.

Alasan pengunduran diri seperti lokasi penempatan yang jauh sekali hingga tidak bisa berpisah dengan suami. Misalnya, suaminya bekerja sebagai dokter di salah satu rumah sakit di Samarinda.

“Dokter ini ditempatkan di Muara Kaman, pas yang bersangkutan menuju ke sana melihat secara langsung lokasi kerjanya, tanpa pikir panjang langsung mengundurkan diri, ” sebutnya.

Ada juga yang mengundurkan diri karena mengaku sekadar iseng ikut seleksi PPPK guru. Namun, Iriansyah menduga itu masih terkait lokasi kerja yang jauh.

“Rumah dan tempat mengajar sebelumnya di Tenggarong Seberang, penempatan kerjanya di Kota Bangun, akhirnya yang bersangkutan mengundurkan diri, ” tambahnya.

Apakah ada yang mundur karena faktor besaran gaji dan tunjangan yang tak sesuai harapan? “Sepertinya sih saling berhubungan, penempatan kerja sangat jauh, tapi gaji dan tunjangan yang diterima dianggap tidak sepadan, ” ucapnya.

Pihaknya sudah memberikan teguran kepada ASN yang mengundurkan diri tersebut. Sebab, itu sudah merugikan pemerintah.

“Itu kan sudah dihitung kebutuhan pegawai di Kukar, kalau ada yang mengundurkan diri berarti semakin berkurang kebutuhan kita. Kalau nunggu seleksinya akan lama lagi, ” pungkasnya.

Penulis: Andri

Editor: MH Amal

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x