src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> PPDB Tahun 2021"Senyap" Jadi Perhatian Komisi IV DPRD Kaltim

PPDB Tahun 2021″Senyap” Jadi Perhatian Komisi IV DPRD Kaltim

2 minutes reading
Wednesday, 19 May 2021 13:14 329 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Bulan Juni mendatang saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021. Namun hingga saat ini hingar-bingar penerimaan siswa baru terasa “senyap”. Ini terjadi karena pemerintah belum memberikan izin untuk melakukan sekolah tatap muka, lantaran masih dalam masa pandemi COVID-19.

Sekretaris komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin mengatakan, sebenarnya persiapan PPDB di Kaltim khususnya untuk tingkat SMA/SMK sederajat sejak jauh hari dilakukan.

DPRD Kaltim, kata dia, juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltim, termasuk langsung turun ke sekolah-sekolah, berkomunikasi dengan pihak sekolah, guru-guru dan orangtua siswa untuk menjaring aspirasi mereka.

Anggota DPRD Kaltim dari Dapil Kukar ini juga menyebut, beberapa kendala dalam pelaksanaan sekolah tatap muka di beberapa sekolah juga masih ada. Yaitu minimnya fasilitas dan gedung sekolah yang dimiliki.

“Segala proses persiapan sudah dilaksanakan dari jauh hari, walaupun ada beberapa isu yang cukup krusial. Misalnya di Balikpapan, dengan peminat yang banyak tapi daya tampung sekolah terbatas. Itu jadi salah satu konsentrasi kami,” ujarnya pada awak media Senin lalu.

Terkait dengan masalah krusial yang disebutkan Salehuddin tersebut, Komisi IV DPRD Kaltim kata dia, sudah berupaya melakukan pemerataan siswa di sekolah negeri di seluruh kabupaten/kota di Kaltim. Selain itu juga dengan mengantisipasi masalah lain terkait zonasi.

“Sebenarnya yang agak krusial itu ada di Balikpapan dan Samarinda, selebihnya kabupaten/kota lain justru tidak berpolemik yang signifikan,” bebernya.

Beberapa kabupaten/kota yang pelaksanaan PPDB berjalan baik, dinilai Salehuddin karena dia melihat dari segi daya tampung dan pilihan sekolah siswa sesuai dengan kapasitasnya. Kesiapan sekolah lanjut dia, juga harus didukung oleh tahapan yang sebelumnya telah dilaksanakan. Diantaranya dengan melakukan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) bersama dengan Disdikbud Kaltim.

“Sampai sekarang kami memang belum terlapor secara final (pelaksanaan PPDB tahun 2021, red). Tapi yang pasti persiapan sudah, Insyaallah mereka siap laksanakan PPDB,” katanya.

Legislatif dari Fraksi Golkar ini berharap, demi kelancaran PPDB tahun ajaran 2021, evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya turut disampaikan kepada Disdikbud Kaltim, sehingga diharapkan akan tercipta koordinasi sejak dini.

“Mudah-mudahan sesuai dengan komitmen Disdikbud Kaltim. Mudah-mudahan kita minimalisasi problem yang ada,” tutupnya. (Advertorial)

Penulis : Ningsih

LAINNYA
x