src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Plt Bupati Kukar Chairil Anwar, bersama pejabat terkait, usai panen jagung di Tenggarong Seberang. (Foto: Andri/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Plt Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Chairil Anwar sangat yakin daerah ini tidak akan krisis pangan di tengah pandemi COVID-19 yang berkepanjangan.
Diakui Chairil, Kukar sudah miliki kecamatan yang menjadi sentrapertanian dan sudah terkenal sebagai lumbung pangan. Bahkan, pembukaan lahan baru untuk tanaman pangan masih terus dilakukan Pemkab Kukar. “Kukar tidak akan krisis pangan, saya yakin itu,” ucap Chairil dengan nada optimistis.
Chairil menyebut, Kecamatan yang sudah terkenal dengan lumbung pangan di Kukar mencakup Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Kulu dan Loa Janan, Muara Badak dan Marang Kayu.
Kawasan pertanian ini terus dijaga dan dipertahankan agar tidak tergerus dengan kepentingan lainnya. Sedangkan pembukaan lahan baru pengembangan pangan, mulai dilakukan di Tenggarong Seberang. Kecamatan lainnya segera menyusul setelah rampung pemetaan.
“Pembukaan lahan pangan baru yang terintegrasi, sudah mulai dibuka di Desa Tanjung Batu Kecamatan Tenggarong yang digarap Kodim 0906 Tenggarong yang dibantu pihak lainnya. Ini termasuk dari Pemkab Kukar melalui Dinas Pertanian dan Peternakan,” katanya.
Dikatakannya, dari dulu, Kukar menjadi penyumbang pangan terbesar di Kaltim. Komoditas padi, sayur mayur, perikanan dan peternakan terdistribusikan sampai ke daerah lainnya di wilayah Kaltim.
Chairil mengaku sudah mengintruksikan kepada Distanak Kukar untuk terus mendorong agar petani Kukar terus bersemangat dan produktif. Pemkab akan berusaha meningkatkan produksi padi, dari rata-rata per hektarenya 2 ton per tahun menjadi 3 ton per tahun.
“Pemkab Kukar akan membantu keinginan para petani, sesuai kemampuan keuangan daerah serta terus disinergikan dengan program Pemerintah Pusat dan provinsi agar sektor pertanian terus menjadi prioritas,” ujarnya. (adv/Humas)
Penulis: Andri
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim