29.7 C
Samarinda
Wednesday, February 21, 2024

Pj Gubernur Akan Datangkan Tim dari Pusat untuk Melatih OPD Genjot Realisasi Anggaran

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA- Rapat Pimpinan (Rapim) perdana yang dipimpin Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik bersama para kepala Perangkat Daerah (PD), di Pendopo Odah Etam Kantor Gubernur digelar Senin 9 Oktober 2023.

Rapat Pimpinan merupakan agenda rutin Pemprov Kaltim untuk membahas berbagai capaian kinerja, realisasi APBD, dan isu lain yang dianggap perlu untuk dibahas bersama.  Pj Gubernur mendengarkan paparan berbagai capaian kinerja dan realisasi APBD yang disampaikan.

Sebelumnya, Akmal Malik mengapresiasi daerah yang menjadi tempat ia bertugas, bahwasanya Kaltim merupakan salah satu provinsi berprestasi di Indonesia yang mampu menorehkan capaian-capaian gemilang di tingkat nasional.

“Saya bersyukur ternyata Kaltim itu hebat. Hasil evaluasi terhadap capaian yang sudah ditorehkan Kaltim sebagai daerah otonom dari 38 provinsi, sangat jauh di atas rata-rata dan sangat membanggakan,” ucap Akmal.

Prestasi Provinsi Kaltim yang disampaikan dalam Rapim di antaranya adalah progress realisasi APBD yang mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Per bulan September 2023, realisasi serapan APBD telah mencapai 63,10 persen. Angka persentase telah meningkat sebesar 13,04 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2021-2022.

Lebih lanjut, capaian-capaian program kegiatan lainnya yang masih terus berjalan seperti Program Beasiswa Kaltim, Rumah Layak Huni (RLH) dan program kerja di setiap PD.

“Saya senang seluruh pejabat, pegawai, ada juga TGUP3 semuanya bagus. Silakan jalan terus dan kita kolaborasi,” katanya.

Disamping itu, Akmal juga menggarisbawahi soal data. Baginya perlu data akurat dan pengelolaan data yang lebih berkualitas agar program kegiatan yang dilaksanakan lebih tepat sasaran.

“Persoalan data ini perlu dielaborasi lebih dalam. Memang tidak tidak mudah, tapi kita harus serius mengatasi ini. Karena kalau data di perangkat daerah sampai berbeda, program turunannya pun tidak akan sama. Sebagai tim harus solid soal data,” pesannya.

Mantan Pj Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) ini juga mengungkapkan dirinya akan fokus untuk menggenjot serapan realisasi APBD. Adanya capaian realisasi APBD 63,10 persen itu, sehingga bisa lebih tinggi. Terlebih masih banyak PD yang capaian realisasi APBD-nya di bawah 50 persen.

“Harusnya Oktober ini sudah di atas 80 persen. Saya sampaikan ke PD jangan gini dong, mudahan bisa mengerucutlah. Bekerja lebih keras dan maksimal agar bisa mencairkan anggaran lebih cepat, tender lebih cepat, pengadaan cepat. Sehingga anggaran bisa diserap. Kan belanjanya kepada masyarakat juga, uang beredar di masyarakat,” tegasnya.

Dalam menjalankan tugas Pj Gubernur agar berkualitas, dirinya merencanakan untuk mendatangkan tim khusus dari Jakarta untuk melakukan coaching pada perangkat daerah dalam upaya meningkatkan capaian realisasi APBD.

“Kita akan coaching. Khususnya PD yang realisasinya masih di zona merah. Pokoknya saya target realisasi APBD Kaltim 2023 bisa lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Mohon doanya, Pj baru harus punya target baru!” pungkasnya. (Puput)

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU

- Advertisement -