24.9 C
Samarinda
Monday, October 18, 2021

Perahu Terbelah Disambar Petir, Dua Nelayan Ini Terombang-ambing 4 Jam

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Sempat dilaporkan hilang saat melaut, dua orang nelayan bernama Aliansyah (53) dan anaknya Muhammad Aldi Faturrahman (22) warga Jalan Propinsi KM 6 RT 04, Desa Nenang, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU ditemukan dalam keadaan selamat, Rabu 29 September 2021.

Keduanya sempat terombang-ambing di perairan Muara Talake, Kabupaten Paser, Tanah Grogot selama 4 jam setelah perahu yang ditumpangi ayah dan anak ini terbelah karena tersambar petir sekira pukul 06.30 WITA, pagi tadi. Beruntung, ada nelayan yang melintas di lokasi kejadian dan menyelamatkan keduanya.

Berdasarkan keterangan dari Aliansyah, sebelum kejadian, dirinya beserta anak lelakinya berniat untuk melaut mencari ikan. Sudah menjadi keseharian keduanya untuk mencari ikan di laut.

Namun, nasib malang menimpa mereka berdua. Ketika mencari ikan di perairan Muara Talake, cuaca yang tadinya cerah, berubah mendung dan hujan. Hujan deras. Petir menyambar-nyambar. Beberapa kali perahu mereka disambar petir.

“Duaarrr”, sambaran petir tepat mengenai perahu. Suara menggelegar menyertai sebelum perahu yang ditumpangi keduanya pecah dan seketika tenggelam.

Kaget bercampur panik, kedua korban berupaya menyelamatkan diri dengan mencari pegangan berupa bahan tersisa dari pecahan perahu. Mereka juga sempat menggunakan pelampung.

“Ada petir dan hujan lebat, langsung menyambar kapal kami dan langsung meledak. Jebol kapal kami disambar petir. Selama terapung itu kami menggunakan pelampung,”  cerita Aliansyah mengenang kejadian tragis yang hampir merenggut nyawanya dan sang anak.

Selama 4 jam, keduanya terombang-ambing di permukaan laut. Pria ini sangat bersyukur karena melihat ada kapal lain. Mereka meminta tolong dan akhirnya dapat diselamatkan oleh nelayan yang saat itu kebetulan melintas di lokasi kejadian.

“Alhamdulillah diselamatkan nelayan di Muara Talake, namanya Emang, setelah 4 jam di lautan, ” ucapnya penuh syukur.

Dansru Basarnas Kaltim Bongga Lossong mengatakan, dengan ditemukannya kedua korban, operasi pencarian dihentikan. Saat ini kedua korban telah dipulangkan kepada pihak keluarga.

“Ditemukan pukul 16.30 Wita dan dievakuasi ke dermaga pukul 19.52 Wita. Korban dalam keadaan sehat, ” katanya.

Penulis: Ningsih

Editor: MH Amal

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU