src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Petugas Basarnas menyiapkan operasi pencarian. (ist)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Dua perahu ketinting “adu kambing” di perairan Sungai Mahakam, tepatnya di wilayah Desa Kota Bangun Ilir, Kecamatan Kota Bangun, Kukar pada Rabu 31 Agustus 2022, malam tadi.
Akibat kejadian yang diperkirakan terjadi pukul 20.00 WITA tersebut, seorang pengemudi perahu ketinting bernama Taufik Fahroji (21), warga Jalan Manunggal RT 082, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda dilaporkan hilang.
Informasi yang dihimpun media ini dari Unit SAR Samarinda, kronologi kejadian berawal saat sekitar pukul 18.30 WITA, seorang warga bernama Agus Mera bersama dengan Taufik berangkat dari dok kapal yang berada di arah seberang sungai.
Keduanya menaiki perahu ketinting milik orangtua Taufik, bermaksud menuju ke kampungnya, di daerah Desa Kota Bangun Ilir untuk membeli obat nyamuk dan rokok.
Selesai belanja, keduanya kembali menaiki perahu ketinting untuk menuju ke dok kapal. Perjalanan yang awalnya lancar mendadak berubah menjadi petaka.
Tanpa disadari sebuah perahu ketinting lain yang dikemudikan Abu Talib (20) sudah berada di depan perahu ketinting Taufik. Tak ayal, dua perahu tersebut bertabrakan. Kerasnya benturan membuat Taufik terlempar ke sungai.
Ketika itu, Abu Talib dan Agus berupaya menolongnya. Naas, korban sudah tak lagi muncul di permukaan sungai.
“Saat ini unit kami telah menuju ke lokasi kejadian untuk bergabung bersama dengan tim SAR lain untuk melakukan pencarian terhadap korban, ” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan Melkianus Kotta, Kamis 1 September 2022.
Penulis: Ningsih