23.8 C
Samarinda
Tuesday, July 23, 2024

Penerimaan Pajak DJB Kaltimtara Capai Rp 16,2 Triliun

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kepala Kanwil DJB Kaltimtara Samon Jaya mengatakan capaian penerimaan pajak di Kanwil DJB Kaltimtara sampai dengan tanggal 22 Desember 2020 mencapai 87,92 persen. Dengan total penerimaan Rp16,2 triliun dari target Rp18,43 triliun.

Dikatakannya, Kanwil DJP Kaltimtara mengalami pertumbuhan negatif sebesar 23,84 persen. Sedangkan capaian penerimaan berada di urutan ke-16 dari 34 kantor DJB se-Indonesia. Capaian penerimaan DJB secara nasional 84,33 persen, yang berarti mengalami pertumbuhan negatif sebesar 24,15 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya.

“Di lingkungan Kanwil DJB Kaltimtara ada 2 kantor pelayanan pajak (KKP) yang telah melebihi target 100 persen, KPP Pratama Balikpapan Timur 103,32 persen dan KPP Pratama Bontang 84,33 persen. Untuk realisasi per jenis pajak tumbuh sebesar 6,91 persen dan pajak penghasilan mengalami pertumbuhan negatif sebesar 28,05 persen,” paparnya.

Samon Jaya menyampaikan tersebut saat Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kaltimtara menggelar media gathering yang diikuti oleh media cetak, media online yang dilaksanakan secara daring, Selasa, 22 Desember 2020.

Simon Jaya melanjutkan, dampak pandemi Covid-19 menyebabkan terjadinya perlambatan ekonomi. Hingga Senin kemarin tercatat sebanyak 4.126 wajib pajak UMKM di Kaltimtara bahkan memanfaatkan program libur bayar pajak. Sedangkan wajib pajak yang mengajukan intensif pajak penghasilan pasal 21 ditanggung pemerintah sebanyak 2.953.

Untuk wilayah Kaltimtara diterangkan Simon Jaya, kontribusi pajak terbesar berasal dari sektor pertambangan yang mencapai 38 persen, sisanya dari pergudangan dan transportasi mencapai 30 persen, termasuk sektor pertanian yang mengalami kenaikan 5 sampai 10 persen dalam hal penerimaan pajak.

“Kontribusi terbesar dari pertambangan, lalu pergudangan dan transportasi, ternasuk migas. Pertanian dan perkebunan kelapa sawit serta inner bore teknologi juga mulai meningkat,” katanya.

Dirinya mengatakan yang dibayar dari pajak akan bermanfaat bagi banyak orang dan akan kembali ke pembayar pajak itu sendiri.

Diakui Simon Jaya, tantangan terbesar DJB Kaltimtara dimasa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini adalah menumbuhkan mindset bersama dengan kementrian lembaga lainnya.

“Yang harus diluruskan adalah bahwa pemerintah dan rakyat satu, bukan bertolak belakang. Itu kunci utama termasuk mindset terkait,” pungkasnya.

Penulis : Ningsih

Editor : Amin

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

POPULER