src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Jenazah Hendra (38) ditemukan meninggal dunia di rumah kosong pada Jum’at (16/10/2026) di Gang Rendi, RT 18, Jalan Harun Nafsi, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda. (Foto: Retno/Headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA — Hendra, pria berusia 38 tahun, diketahui tinggal seorang diri di sebuah rumah kosong di Gang Rendi, RT 18, Jalan Harun Nafsi, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda. Ia sehari-hari tidak bekerja dan mengandalkan bantuan keluarga yang tinggal di sekitar wilayah tersebut sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di rumah itu pada Jum’at, 16 Oktober 2026.
Pamapta II Polresta Samarinda, Ipda Fardhan Wijaya, menjelaskan Hendra memiliki dua saudara lainnya. Saat ditemukan, korban berada seorang diri di dalam rumah kosong tersebut. Informasi mengenai penemuan itu diterima polisi dari warga, yang kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan awal di lokasi.
Kondisi tubuh Hendra saat ditemukan sudah membiru. Berdasarkan perkiraan awal petugas Inafis, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar lima jam sebelum ditemukan. Meski demikian, perkiraan tersebut belum dapat diperlakukan sebagai penetapan waktu kematian secara pasti. “Kami menerima informasi dari warga mengenai penemuan seorang laki-laki berusia 38 tahun dalam kondisi meninggal dunia. Berdasarkan pemeriksaan awal Inafis, sementara diduga korban meninggal akibat sakit,” ungkap Fardhan.
Namun, penyebab pasti kematian belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan temuan awal tersebut. Petugas juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban saat pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP). Setelah pemeriksaan awal selesai, jenazah Hendra kemudian dibawa langsung ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
“Sejauh ini tidak ditemukan dengan adanya kekerasan. Saat ini almarhum langsung dibawa ke rumah duka,” tutup Ipda Fardhan Wijaya. (Retno)