src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Peralatan Relawan Kebakaran Tenggarong Memprihatinkan, Pompa Air Pecah hingga BBM Habis

Peralatan Relawan Kebakaran Tenggarong Memprihatinkan, Pompa Air Pecah hingga BBM Habis

waktu baca 2 menit
Jumat, 16 Okt 2026 19:51 8 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG– Barisan Relawan Kebakaran dan Bencana (Balakarcana) Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, membutuhkan perhatian. Kondisi peralatan mereka kian memprihatinkan di tengah tingginya intensitas kebakaran.

Ketua Balakarcana Tenggarong Siswantoro mengatakan, saat ini timnya tidak hanya menangani kebakaran permukiman. Mereka juga membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). “Kami bukan hanya menangani kebakaran permukiman penduduk, tetapi juga membantu penanganan karhutla,” kata Siswantoro, Jumat 16 Oktober 2026.

Ia menyebutkan sejumlah masalah yang dihadapi. Pertama, mesin pompa air (alkon) milik tim pecah. Kerusakan itu terjadi saat tim memadamkan kebakaran di Jalan AM Alimuddin, Tenggarong, beberapa waktu lalu. Suku cadang pompa hanya tersedia di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan harga yang cukup mahal. Oleh karena itu, tim memilih mengelasnya terlebih dahulu.

“Akhirnya kami las saja dulu,” ujar Siswantoro.

Kedua, banyak selang yang bocor dan seharusnya diganti. Tim sudah mengajukan bantuan selang baru ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar. “Stok selang di BPBD juga sedang kosong,” keluh Siswantoro.

Masalah paling mendesak adalah bahan bakar minyak (BBM). Stok solar dan bensin habis sejak sepekan terakhir. Tim terpaksa mencari BBM dengan berbagai cara untuk menjalankan armada. “Kami patungan dari uang pribadi. Kami berharap segera ada bantuan agar penanganan bisa maksimal,” tuturnya.

Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani mengunjungi posko Balakarcana di samping kantor Lurah Sukarame. Ia juga melakukan inspeksi mendadak di lokasi tersebut. Yani mengaku prihatin setelah mendengar keluhan para relawan. Menurut dia, relawan menghadapi banyak masalah, baik teknis maupun nonteknis.

Ia meminta pimpinan posko serta pemerintah kecamatan dan kelurahan menghitung kebutuhan penting penanganan kebakaran di Kukar. Perhatian khusus diberikan untuk Tenggarong yang memiliki banyak kawasan padat, seperti Danau Aji, Jalan AM Alimuddin, dan Loa Ipuh. “Silakan ajukan permohonan. Ini masih dalam pembahasan Rencana APBD 2027,” tegas Yani. (Andri)

LAINNYA
x